Berita

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk/Net

Bisnis

BRI Kantongi Laba Bersih Rp26,28 Triliun di Semester I 2025

KAMIS, 31 JULI 2025 | 11:41 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp26,28 triliun pada semester I 2025. Angka ini mengalami koreksi 11,53 persen secara tahunan (yoy).

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis pada Kamis, 31 Juli 2025, pendapatan bunga bersih tetap menjadi penyokong utama kinerja BRI, dengan pertumbuhan 2,8 persen yoy dari Rp71,28 triliun menjadi Rp73,27 triliun. 

Di sisi lain, BRI juga mencatatkan kenaikan beberapa pos beban, termasuk kerugian risiko operasional yang naik dari Rp63,89 miliar menjadi Rp686,73 miliar, serta beban pencadangan (impairment) sebesar Rp23,3 triliun.


Dalam hal fungsi intermediasi, BRI mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp1.416,62 triliun per semester I 2025, tumbuh 5,97 persen yoy. Kredit UMKM masih menjadi tulang punggung dengan kontribusi mencapai 80,32 persen atau senilai Rp1.137,84 triliun dari total portofolio pembiayaan.

Total aset perseroan pun meningkat menjadi Rp2.106,37 triliun, naik 6,52 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Sementara rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross tercatat stabil di angka 3,23 persen, dan NPL net berada di level 0,99 persen.

Di sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun BRI mencapai Rp1.482,12 triliun, meningkat 6,65 persen secara tahunan. Dana murah (CASA) turut tumbuh 10,6 persen menjadi Rp970,94 triliun dan menyumbang 65,51 persen dari total simpanan BRI.

Adapun rasio net interest margin (NIM) berada di level 6,58 persen, sedangkan capital adequacy ratio (CAR) konsolidasian tercatat 25,01 persen. Rasio loan to deposit ratio (LDR) BRI berada pada posisi 84,97 persen per akhir Juni 2025.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya