Berita

Menteri Kebudayaan Fadli Zon/RMOL

Politik

Fadli Zon: Hari Kebudayaan Tak Berkaitan dengan Prabowo

RABU, 30 JULI 2025 | 19:08 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penetapan 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional menuai polemik di sejumlah kalangan. Beberapa pihak mempertanyakan kaitan tanggal tersebut dengan hari lahir Presiden Prabowo Subianto. 

Menanggapi hal itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon memberikan klarifikasi saat menjadi narasumber di kanal YouTube Forum Keadilan TV, Rabu, 30 Juli 2025.

"Ini satu polemik. Tapi bagus kan ada polemik sehingga orang sekarang mengenal Hari Kebudayaan 17 Oktober," ujar Fadli dalam keterangannya.


Fadli menjelaskan, ide penetapan Hari Kebudayaan sudah lama dibahas. Sejumlah usulan sempat mencuat, seperti 21 Oktober yang bertepatan dengan pengumuman Kementerian Kebudayaan sebagai kementerian tersendiri.

Lalu tanggal 2 Mei yang merupakan hari lahir Ki Hajar Dewantara dan juga Hari Pendidikan Nasional, serta 28 Oktober yang dikenal sebagai Hari Sumpah Pemuda.

Namun, usulan yang dianggap paling kuat datang dari kalangan seniman dan budayawan di Yogyakarta, yang mengusulkan 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan karena bertepatan dengan hari lahirnya semboyan Bhinneka Tunggal Ika. 

Pada 17 Oktober 1951, semboyan tersebut secara resmi digunakan dalam lambang negara Garuda Pancasila berdasarkan peraturan pemerintah era Presiden Soekarno.

"Menurut saya, Bhinneka Tunggal Ika itu sudah jadi bagian dari empat pilar kebangsaan. Ia adalah simbol kebudayaan yang sangat kuat: berbeda-beda tetapi tetap satu," kata Fadli.

Meski demikian, politikus Partai Gerindra itu menekankan bahwa pada prinsipnya setiap hari adalah Hari Kebudayaan.

"Kita memang ingin tiap hari ada hari kebudayaan dan memang tiap hari saya mungkin menghadiri undangan 10 kali kegiatan kebudayaan," ungkapnya.

Fadli juga menyinggung penetapan Hari Komedi yang dinilai lebih adem ayem. Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PASKI) telah lama mengusulkan 27 September sebagai Hari Komedi Nasional, bertepatan dengan hari lahir pelawak legendaris Bing Slamet, tanpa menimbulkan polemik serupa.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya