Berita

Pertamina optimalkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk wilayah Jember, Jawa Timur/Ist

Bisnis

Pertamina Kirim Pasokan Lintas Region Penuhi BBM Jember

RABU, 30 JULI 2025 | 16:12 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk wilayah Jember dan sekitarnya kini ditambah dari Terminal BBM wilayah Jawa Tengah dan DIY yaitu Semarang, Maos, Rewulu, serta Boyolali.

Tambahan pasokan ini dilakukan Pertamina Patra Niaga setelah sebelumnya mendapat pasokan dari Banyuwangi, Surabaya, dan Malang. Pasokan ini dilakukan sebagai alternatif percepatan distribusi BBM ke Jember pasca penutupan Jalur Gumitir. 

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi memastikan Pertamina berupaya maksimal memenuhi kebutuhan BBM masyarakat Jember dan sekitarnya.


"Per hari ini untuk percepatan distribusi BBM, Pertamina menambah mobil tangki dari sebelumnya 86 mobil menjadi 93 unit dengan tambahan 2 unit dari Semarang, 1 unit dari Maos, 3 unit dari Rewulu dan 1 unit dari Boyolali," ujar Ahad, Rabu, 30 Juli 2025.

Tidak hanya di aspek operasi, upaya percepatan dan normalisasi juga dilakukan melalui koordinasi bersama pemerintah daerah Jember.

Bupati Jember, Muhammad Fawait menyampaikan, Pertamina bersama Pemkab Jember telah melaksanakan diskusi untuk percepatan normalisasi distribusi, kuota pun telah ditambahkan lebih dari 100 persen untuk membanjiri kebutuhan di area Jember dan sekitar. 

"Masyarakat kami imbau sekali lagi untuk tidak panic buying, beli sesuai kebutuhan sehingga upaya normalisasi dapat segera terealisasi. Dishub, Satpol PP dan Camat juga sudah kita kerahkan untuk sama-sama mengawasi dan memonitor kebutuhan di masing-masing lokasi," ujar Fawait. 

Lebih lanjut, Fawait menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pertamina atas upaya-upaya percepatan pengiriman BBM untuk Jember sehingga antrean sudah  tidak begitu panjang dan berkurang dibanding hari-hari sebelumnya.

Pertamina Patra Niaga terus bersinergi dengan stakeholder terkait termasuk pihak aparat agar upaya pemenuhan yang dilakukan bisa efektif.

"Dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan dalam rangka percepatan penyaluran energi kepada masyarakat, kami juga berkoordinasi dengan aparat agar tidak ada spekulan yang memanfaatkan situasi ini," tutup Ahad.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya