Berita

Presiden Prabowo Subianto/Ist

Politik

Serakahnomics Bukti Prabowo Sadari Adanya Distorsi Politik

RABU, 30 JULI 2025 | 13:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Prabowo Subianto dinilai telah menyadari adanya distorsi politik di masa kepemimpinannya saat ini, dengan menyinggung soal mazhab "Serakahnomics".

Pengamat Politik Citra Institute menjelaskan, pernyataan Prabowo soal Serakhnomics di Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI), menggambarkan anomali yang terjadi di dalam pemerintahannya sendiri, sebagai sesuatu yang tidak bisa dia terima.

"Ucapan Prabowo ini juga bisa dimaknai sebagai sindiran halus namun tajam, terhadap distribusi kekuasaan yang tidak adil, sebuah anomali politik," ujar Efriza kepada RMOL, Selasa, 30 Juli 2025.


"Seolah-olah Prabowo ingin menunjukkan bahwa ada distorsi dalam meritokrasi pemerintahan, di mana ukuran dukungan rakyat tidak sejalan dengan porsi kekuasaan yang diberikan," sambungnya menegaskan.

Di samping itu, Presiden Prabowo dia duga juga menyinggung aktor di balik permasalahan di eranya dalam Kabinet Merah Putih, mengingat dalam Kongres PSI juga disinggung kader partai ini terlalu banyak padahal tidak lolos parliamentary threshold.

"Pembicaraan Prabowo menunjukkan tentang distribusi kekuasaan yang serakah, secara tidak langsung juga mengarah ke fakta tersembunyi, bahwa adanya campur tangan Jokowi yang terlibat dalam pembentukan kabinet Merah Putih di era Prabowo," demikian Efriza.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya