Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo/Ist

Politik

Ini Sembilan Klaster yang Dijadikan Musuh Jokowi

RABU, 30 JULI 2025 | 00:14 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa mengatakan, setiap hari Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) selalu melakukan blunder dan menambah musuh.

Dokter Tifa mencatat setidaknya ada sembilan klaster yang dijadikan musuh Jokowi dalam berpolitik.

Sembilan klaster tersebut adalah Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Forum Purnawirawan TNI, 12 tokoh yang menjadi terlapor kasus ijazah palsu Jokowi, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Partai Demokrat.


"Sebentar lagi dia akan menambah musuh: IB HRS (Rizieq Shihab) dan Ormas-ormas Islam pembela 12 tokoh, Partai Oranye, partai hijau, partai kuning," tulis Dokter Tifa melalui akun X pribadinya, dikutip Selasa 29 Juli 2025.

Terakhir Presiden Prabowo Subianto yang sejak sejak Januari 2025 sudah didorong Partai Gerindra maju lagi di Pilpres 2029.

"Sejak itu sebetulnya dia sudah memasukkan Presiden Prabowo dalam daftar musuhnya," kata Dokter Tifa.

Dokter Tifa menegaskan bahwa Jokowi sama sekali tidak menyadari pada satu titik nanti yang akan menghancurkannya adalah kebenaran, rakyat dan belatung.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya