Berita

Putri Kwik Kian Gie, Kwik Ing Lan di Rumah Duka Sentosa, RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa, 29 Juli 2025/RMOL

Nusantara

Digelar Secara Internal Keluarga, Jenazah Kwik Kian Gie Dikremasi Lusa

SELASA, 29 JULI 2025 | 22:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Jenazah mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Menko Ekuin), Kwik Kian Gie, disemayamkan di Rumah Duka Sentosa, RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Putri almarhum, Kwik Ing Lan, mengungkapkan bahwa jenazah sang ayah disemayamkan sejak Selasa, 29 Juli hingga Rabu besok, 30 Juli 2025.

Selanjutnya, jenazah sang ayah akan dikremasi pada Kamis 31 Juli 2024 dengan upacara tertutup yang hanya dihadiri oleh keluarga inti.


"Hari ini kita semayamkan di Rumah Duka Sentosa RSPAD sampai dengan besok hari Rabu. Akan dikremasi secara private untuk keluarga saja di hari Kamis jam 11 WIB pagi," ungkap Kwik Ing Lan kepada wartawan di rumah duka. 

Ing Lan menuturkan bahwa sang ayah wafat karena faktor usia, yang pada tahun ini genap 90 tahun. 

Meski dalam kondisi kesehatan yang cukup stabil sebelumnya, kata Ing Lan, kondisi almarhum mulai menurun dalam dua hingga tiga bulan terakhir.

"Ya, Pak Kwik usianya sudah memasuki 90 tahun tahun ini ya. Jadi memang karena usia sih sebenernya. Semua sehat-sehat saja aja tapi belakangan 2-3 bulan terakhir memang menurun," tuturnya. 

Kwik Kian Gie lahir pada 11 Januari 1935. Ia pernah menjabat sebagai Menko Ekonomi (1999-2000) dan Menteri PPN/Kepala Bappenas (2001-2004). 

Selain dikenal sebagai politisi PDI Perjuangan, Kwik juga mendirikan Institut Bisnis dan Informatika Indonesia sebagai wujud pengabdiannya di dunia pendidikan.

Kwik Kian Gie disemayamkan di Rumah Duka Sentosa, Kompleks RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya