Berita

Ketua DPP PDIP Yasonna Laoly di Rumah Duka Sentosa, Komplek RSPAD Gatot Subroto, Jakarta pada Selasa, 29 Juli 2025/RMOL

Politik

Kenangan Kader PDIP

Kwik Kian Gie Pernah Berjuang Bareng Mega di Zaman Sulit

SELASA, 29 JULI 2025 | 18:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri menitipkan pesan untuk semua keluarga mendiang begawan ekonomi Kwik Kian Gie. 

Pesan itu disampaikan jajaran DPP PDIP dalam hal ini Yasonna Laoly, Ahmad Basarah dan Ronny Talapessy yang ditugaskan Megawati untuk melayat ke Rumah Duka Sentosa, Kompleks RSPAD Gatot Subroto, Jakarta pada Selasa, 29 Juli 2025. 

“Beliau (Megawati) menitip salam kepada seluruh keluarga dan sangat terpukul dengan kepergian almarhum Pak Kwik,” ungkap Yasonna.


Yasonna mengatakan, Kwik Kian Gie merupakan mantan Menko bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Menko Ekuin), dan aktif di DPP PDIP saat Megawati menjabat Presiden ke-5 RI. 

“Jadi kita tahu benar dan zaman-zaman berjuang, zaman-zaman sulitnya. Seorang yang sangat konsisten pada saat reformasi, tidak mudah. Inilah orang-orang yang setia dan tetap di garis itu sampai kepergian beliau,” kata mantan Menteri Hukum dan HAM ini.

Yasonna juga menghaturkan maaf jika Megawati belum sempat melayat langsung karena sedang berada di luar kota untuk kegiatan PDIP. 

“Ibu Mega sangat dekat dengan Almarhum. Maka kami mohon maaf Ibu kebetulan sudah sampai di Bali karena ada agenda partai yang penting, maka kami bertiga dengan Pak Rony mewakili DPP Partai untuk hadir disini. Terima kasih,” demikian Yasonna.

Kabar duka wafatnya Kwik Kian Gie pertama kali disampaikan mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, melalui akun X pribadinya pada Senin malam, 28 Juli 2025. 

“Selamat jalan, Pak Kwik Kian Gie. Ekonom, pendidik, nasionalis sejati. Mentor yang tak pernah lelah memperjuangkan kebenaran. Yang berdiri tegak di tengah badai, demi kepentingan rakyat dan negeri. Indonesia berduka,” tulis Sandiaga.

Kwik Kian Gie lahir pada 11 Januari 1935. Ia pernah menjabat sebagai Menko Ekonomi (1999-2000) dan Menteri PPN/Kepala Bappenas (2001-2004). 

Selain dikenal sebagai politisi PDIP, Kwik juga mendirikan Institut Bisnis dan Informatika Indonesia sebagai wujud pengabdiannya di dunia pendidikan.

Kwik Kian Gie disemayamkan di Rumah Duka Sentosa, Kompleks RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya