Berita

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

Netanyahu Klaim Tidak Ada Kelaparan di Gaza, Tapi Dibantah Trump

SELASA, 29 JULI 2025 | 15:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membantah adanya krisis kelaparan di Gaza meski laporan internasional menunjukkan sebaliknya.

Dalam pernyataannya, Netanyahu dengan tegas menyebut kelaparan tidak ada di Gaza karena militer Israel telah membantu membuka akses distribusi bantuan. 

“Tidak ada kebijakan kelaparan di Gaza, dan tidak ada kelaparan di Gaza. Kami memungkinkan bantuan kemanusiaan selama perang untuk masuk ke Gaza. Jika tidak, tidak akan ada warga Gaza,” ujar Netanyahu, seperti dimuat Reuters pada Selasa, 29 Juli 2025.


Namun, klaim Netanyahu mendapat bantahan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ia menekankan bahwa kondisi di lapangan jelas memperlihatkan sebaliknya.

“Saya tidak setuju dengan klaim Netanyahu bahwa tidak ada kelaparan di Gaza. Anak-anak itu terlihat sangat lapar,” kata Trump dalam sebuah pernyataan.

Setelah mendapat tekanan internasional, Israel akhir pekan lalu mengumumkan jeda kemanusiaan, pengiriman bantuan melalui udara, serta langkah-langkah lain untuk mempermudah distribusi bantuan. Tetapi, warga Gaza menyebutkan hampir tidak ada perubahan berarti.

“Bantuan ini, yang dikirimkan dengan cara ini, merupakan penghinaan bagi rakyat Palestina,” kata Hassan Al-Zalaan, saksi di lokasi pengiriman bantuan udara, menggambarkan situasi ketika warga berebut pasokan yang bahkan sebagian besar hancur sebelum sampai.

WHO mencatat adanya 63 kematian akibat malnutrisi di Gaza bulan ini, termasuk 24 anak di bawah lima tahun. Angka itu meningkat drastis dari 11 kematian dalam enam bulan sebelumnya. 

Sementara Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan jumlah korban lebih tinggi, yakni 82 orang meninggal akibat malnutrisi hanya dalam satu bulan terakhir.

Rumah Sakit Sahabat Pasien di Gaza utara juga mengonfirmasi adanya kasus kematian anak-anak akibat malnutrisi meskipun tidak memiliki penyakit bawaan.

PBB menyebut malnutrisi akut di Gaza utara meningkat tiga kali lipat bulan ini, mencapai hampir satu dari lima anak di bawah lima tahun. Hanya empat pusat perawatan khusus yang tersedia, dan semuanya kini kewalahan.

Upaya distribusi bantuan pun kerap gagal. Sebanyak 55 truk bantuan milik WFP yang masuk Gaza pada Senin, 28 Juli 2025 dilaporkan dijarah warga kelaparan sebelum mencapai gudang penyimpanan. 

Bantuan udara yang dijatuhkan Israel dinilai sangat terbatas dan berbahaya bagi warga sipil.

“Cara terbaik untuk membawa makanan ke Gaza adalah dengan truk. Satu truk bisa membawa sekitar 19 ton pasokan,” ujar Martin Penner, juru bicara Program Pangan Dunia (WFP).

Namun, data menunjukkan rata-rata hanya 146 truk bantuan per hari yang berhasil masuk, jauh di bawah kebutuhan 500-600 truk per hari seperti yang direkomendasikan PBB.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya