Berita

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri/Ist

Bisnis

Good Governance Pertamina Makin Mantap di Tangan Simon

SELASA, 29 JULI 2025 | 08:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kepemimpinan Simon Aloysius Mantiri sebagai Direktur Utama Pertamina dinilai mulai menunjukkan arah perubahan positif, terutama dalam penguatan tata kelola Pertamina yang bersih dan akuntabel.

Simon secara resmi dilantik sebagai Dirut Pertamina pada 4 November 2024, menggantikan Nicke Widyawati melalui keputusan Menteri BUMN Erick Thohir selaku kuasa Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). 

Dalam delapan bulan menjabat, Simon disebut mulai menanamkan praktik good and clean corporate governance di tubuh BUMN energi tersebut.


“Sepak terjang tata kelola yang baik dan bersih good and clean corporate governance pada BUMN Pertamina mulai tampak di tangannya semenjak memegang tampuk pimpinan,” kata Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori dalam keterangannya, dikutip Selasa, 29 Juli 2025.

Salah satu indikator keberhasilan awal Simon adalah aksi bersih-bersih yang dilakukan Kejaksaan Agung terhadap jajaran direksi di subholding Pertamina, yang tersangkut kasus hukum impor migas.

"Apakah, para direksi yang terkena kasus hukum impor migas (Dirut PPN, PIS dan KPI) ini merupakan kepanjangan tangan dari 'mafia' Migas M. Reza Chalid (MRC). Inilah yang masih menjadi pertanyaan publik," tambahnya.

Langkah bersih-bersih itu menjadi sinyal kuat bahwa penugasan khusus dari Presiden RI Prabowo Subianto kepada Simon mulai dijalankan. Namun, tak berhenti sampai di situ. Masih ada dugaan soal loyalis mantan Dirut Pertamina, Nicke Widyawati, yang diduga masih bercokol di jajaran direksi subholding.

"Agaknya, para loyalis inilah yang tampaknya akan menjadi 'pisau bermata dua' dan tajam yang akan mengganggu Simon A. Mantiri dalam menjalankan agenda penugasan khusus yang diamanahkan oleh Presiden RI," jelasnya.

Lebih jauh, publik kini menaruh harapan besar pada Simon untuk menjaga stabilitas organisasi dan meningkatkan kinerja Pertamina dalam penyediaan energi, terutama BBM dan LPG 3 kg untuk rakyat. Selain itu peningkatan volume lifting migas guna mencapai target swasembada energi nasional.

"Hal ini hanya akan tercapai jika Simon A. Mantiri sebagai Dirut Pertamina memperoleh dukungan dan loyalitas dari para jajaran direksi holding dan sub holdingnya beserta pekerjanya," tutup Defiyan.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Ledakan Malam Takbiran di Grobogan dan Pekalongan, 10 Orang Terluka

Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49

Ziarah Makam Korban Longsor Cisarua Diwarnai Suasana Emosional

Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:35

Fahira Idris: Jadikan Idulfitri Momen Kebangkitan Umat

Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:53

SBY dan Keluarga Silaturahmi ke Prabowo di Istana

Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:16

Mendes: 20 Persen Keuntungan Kopdes Merah putih untuk Desa

Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:54

Dengan Kerjasama, Stabilitas Kebutuhan Pokok Terjaga

Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:26

Gubernur Pramono Ajak Warga Jaga Jakarta

Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:33

Soroti Pajak Ganda, DPR: Sudah Lama Sistem Dibiarkan

Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:43

Didampingi Didit, Prabowo Open House Khusus Masyarakat di Istana

Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:13

Idulfitri Momentum Perkuat Komitmen Pembangunan

Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:54

Selengkapnya