Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Net

Bisnis

Sri Mulyani Pamer Rupiah Stabil Tekan Dolar AS

SENIN, 28 JULI 2025 | 20:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) Rupiah mengalami tren penguatan terhadap Dolar AS di tengah ketidakpastian ekonomi global, terutama imbas kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat (AS).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan penguatan tersebut dipicu oleh intervensi yang dilakukan Bank Indonesia untuk menstabilkan Rupiah.

"Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar menunjukkan tren penguatan didukung oleh konsistensi kebijakan stabilisasi Bank Indonesia di tengah masih tingginya ketidakpastian global," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers Hasil Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Tahun 2025, pada Senin 28 Juli 2025.


Sebelumnya, Rupiah sempat tertekan Rp16.865 per Dolar AS pada April 2025, setelah Presiden Donald Trump mengumumkan tarif resiprokal.

Namun, hingga akhir Juni 2025, Sri Mulyani mencatat Rupiah berbalik arah, dengan menguat Rp16.235 per Dolar AS. Hingga 25 Juli 2025 Rupiah tercatat relatif stabil di Rp16.315.

"Tren penguatan Rupiah didukung aliran masuk modal yang terjaga serta persepsi positif investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia," jelasnya.

Selain itu, konversi valuta asing ke Rupiah oleh eksportir pasca penerapan kebijakan terkait Devisa Hasil Ekspor SDA juga disebut ikut mendukung apresiasi nilai tukar Rupiah.

"Ke depan nilai tukar Rupiah diperkirakan stabil didukung komitmen BI," tuturnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya