Berita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/RMOL

Hukum

Komut dan Direktur PT Karya Bisa Diperiksa KPK Kasus Korupsi Pemkab Lamongan

SENIN, 28 JULI 2025 | 15:33 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Petinggi PT Karya Bisa dipanggil KPK untuk diperiksa kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Pemkab Lamongan tahun anggaran 2017-2019.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menyebut hari ini ada lima orang diperiksa sebagai saksi, termasuk Direktur dan Komisaris PT Karya Bisa.

"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK," kata Budi, Senin siang, 28 Juli 2025.


Kelima orang saksi yang dipanggil adalah Komut PT Karya Bisa, Yudho Ahmad Priyono; Komisaris PT Karya Bisa, Novi Christiana; Direktur PT Karya Bisa, Berlian Christiani.

Kemudian Operasional Head PT Rodamas Inti Teknika cabang Surabaya, Suryadi; dan Sales Engineer PT Wika Beton wilayah penjualan Surabaya tahun 2009-2020, Dodik Tri Setiyawan.

Dalam perkara ini, KPK sudah melakukan penggeledahan di beberapa tempat, seperti kantor dinas yang ada di lingkungan Pemkab Lamongan dan rumah dinas Bupati Lamongan, serta rumah dan kantor pihak swasta.

Perkara ini terkait Pasal 2 dan Pasal 3 UU Tipikor yang berkaitan dengan kerugian keuangan negara. Di mana, proyek tersebut telah menghabiskan anggaran sebesar Rp151 miliar.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya