Berita

Ketua Komite Pengarah Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP), M. Din Syamsuddin/Ist

Politik

Selamatkan Gaza, Selamatkan Kemanusiaan

SENIN, 28 JULI 2025 | 10:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Komite Pengarah Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP), M. Din Syamsuddin, menyerukan kepada dunia agar peduli terhadap tragedi kemanusiaan yang tengah menimpa rakyat Gaza. 

Pasalnya, ribuan warga Gaza disebut berada di ambang kematian akibat kelaparan tanpa makanan dan minuman.

“Tragedi kemanusiaan yang menimpa Ribuan Rakyat Gaza yang kini berada di ambang kematian akibat kelaparan tanpa makanan dan minuman haruslah mengetuk hati nurani dunia, hati kita semua makhluk yang berperiketuhanan dan perikemanusiaan,” tegas Din Syamsuddin dalam keterangannya tertulis, Senin 28 Juli 2025. 


Menurut Din Syamsuddin yang juga mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini, ARI-BP mengajak seluruh umat beragama untuk mengulurkan bantuan kemanusiaan demi menyelamatkan rakyat Gaza dari ancaman kematian.

“Kepada para penguasa yang memiliki kuasa saatnya untuk berbuat nyata, tegas bila perlu keras untuk mendesak Israel menghentikan kekejamannya, dan pemerintah negara berbatasan dengan Gaza membuka pintu bagi masuknya bantuan kemanusiaan,” ujarnya.

Din Syamsuddin juga mendesak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan negara-negara yang menjunjung nilai perdamaian serta keadilan untuk menunjukkan kepedulian terhadap sesama.

“Kepada Presiden RI, negara yang berdasarkan Pancasila, saatnya untuk membuktikan tegaknya ‘kemanusiaan yang adil dan beradab’, maka perlu mendesak PBB, OKI, dan ASEAN untuk mengambil langkah tegas dan nyata mengenyahkan segala bentuk penjajahan dari muka bumi,” serunya.

Lebih jauh Din Syamsuddin menegaskan bahwa kematian rakyat Gaza akibat kelaparan akan menjadi tanggung jawab moral seluruh umat manusia.

“Kematian Rakyat Gaza akibat kelaparan akan menjadi dosa kita semua yang akan diminta pertanggung jawaban di Hari Pembalasan,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya