Berita

Wamenag Romo Muhammad Syafi'i/Foto: Dok Kemenag

Politik

Pesantren Didorong Terlibat Penguatan Swasembada Pangan

SENIN, 28 JULI 2025 | 08:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pondok pesantren diajak untuk mengambil peran strategis dalam mendukung program prioritas nasional, khususnya di bidang ketahanan pangan dan energi. 

Menurut Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i, pesantren memiliki potensi besar untuk tidak hanya mencetak generasi yang cerdas secara spiritual dan intelektual, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak pemberdayaan ekonomi masyarakat. 

“Pesantren bukan hanya pusat pendidikan dan dakwah, tetapi juga bisa menjadi pusat kemandirian pangan. Ini tentu mendukung program swasembada pangan dan energi yang menjadi prioritas Presiden,” ungkap Romo Syafi’i lewat keterangan resminya, dikutip Senin, 28 Juli 2025.


Wamenag menyebutkan bahwa kontribusi pesantren terhadap bangsa sejatinya sudah berlangsung lama. Ia menegaskan bahwa pesantren adalah “ibu kandung lahirnya negara Indonesia”, karena banyak pejuang kemerdekaan berasal dari kalangan santri dan ulama.

“Gerakan melawan penjajahan di banyak daerah dimotori oleh para santri. Maka tak berlebihan jika saya menyebut pesantren sebagai ibu kandung lahirnya negara Indonesia,” tegasnya.

Dengan potensi besar yang dimiliki, Wamenag berharap pesantren-pesantren di seluruh Indonesia bisa terus memperluas kontribusinya, baik dalam bidang pendidikan, dakwah, maupun ketahanan pangan sebagai bagian dari pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya