Berita

Karmentoyo bin Sonotilo akhirnya dipulangkan ke Tanah Air/Dok Kemenag Lampung

Nusantara

Sebulan Dirawat di Madinah, Jemaah Haji Akhirnya Pulang ke Lampung

SENIN, 28 JULI 2025 | 04:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Setelah menjalani perawatan intensif selama lebih dari satu bulan di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) Madinah, Karmentoyo bin Sonotilo, jemaah haji asal Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung, akhirnya dipulangkan ke Tanah Air, Jumat 25 Juli 2025 pukul 12.05 WIB melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Setibanya di Jakarta, Karmentoyo transit beberapa jam sebelum melanjutkan penerbangan domestik ke Lampung dan mendarat di Bandara Raden Intan II pukul 20.40 WIB.

Kepulangannya disambut penuh haru oleh pihak keluarga, perwakilan Kementerian Agama, dan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).


Turut hadir mewakili Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Djoni Adeham, serta Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah  Kemenag Tulang Bawang Zaenal Arifin.

Setibanya di Lampung, Karmentoyo langsung dievakuasi menggunakan ambulans milik Dinas Kesehatan Tulang Bawang menuju kediamannya di Kampung Kagungan Rahayu, Kecamatan Menggala.

Plt. Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Erwinto, menyampaikan apresiasinya atas sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemulangan jamaah tersebut.

“Kami bersyukur atas kepulangan Bapak H Karmentoyo dalam kondisi yang mulai membaik," kata Erwinto dikutip dari RMOLLampung.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Lampung, Ansori.

“Kami terus melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap jemaah haji, bahkan setelah tiba di Tanah Air, agar mereka bisa pulih dan kembali berkegiatan secara normal,” kata Ansori.

Diketahui, Karmentoyo tidak dapat kembali bersama kloternya karena harus menjalani perawatan intensif pasca-puncak ibadah haji. 

Setelah kondisinya membaik dan dinyatakan stabil, Karmentoyo dipulangkan menggunakan penerbangan khusus Garuda Indonesia GA-969 (Boeing 777-300) yang difasilitasi pemerintah.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya