Berita

Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI) melantik jajaran pengurus untuk masa bakti 2025-2028 di Aula Gedung Pemuda KNPI Rawamangun, Jakarta Timur/Ist

Politik

GPI Deklarasikan Dukung Rahayu Saraswati Caketum KNPI

SENIN, 28 JULI 2025 | 02:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI) menggelar pelantikan jajaran pengurus untuk masa bakti 2025-2028 di Aula Gedung Pemuda KNPI Rawamangun, Jakarta Timur.

Kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Kebudayaan yang mengusung tema ‘Budaya Gotong Royong dalam Pusaran Arus Globalisasi’. Hadir sebagai Keynote Speaker menggantikan Menteri Kebudayaan, Direktur Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan.

Rangkaian acara berlanjut dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) untuk merumuskan program kerja strategis yang akan dilaksanakan selama masa bakti kepengurusan.. 


Salah satu rekomendasi eksternal yang menjadi keputusan bersama adalah deklarasi dukungan penuh kepada Rahayu Saraswati untuk maju sebagai Calon Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) pada periode mendatang.

Dukungan ini dilandasi keyakinan bahwa Rahayu Saraswati merupakan figur yang mampu menyatukan seluruh elemen pemuda Indonesia di bawah panji KNPI.

"GPI melihat Saraswati memenuhi syarat untuk itu dan GPI berharap Saraswati menjadi tokoh pemersatu pemuda Indonesia," kata Ketua Umum PP GPI, Khoirul Amin melalui siaran persnya, Minggu 27 Juli 2025.

Khoirul Amin mengatakan, salah satu kekuatan bangsa Indonesia adalah pemuda, maka pemuda harus bersatu dan jangan terpecah belah.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum DPP KNPI, Putri Khairunnisa, yang telah hadir dan membersamai PP GPI dalam agenda Pelantikan, Rakernas, dan Seminar Kebudayaan tersebut.

“Sebagai pemuda Islam maka wajib hukumnya kami juga akan membersamai beliau dalam sisa kepemimpinannya di DPP KNPI,” demikian Ketum GPI.


Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya