Berita

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei/Net

Dunia

Akun X Terkait Mossad Tuduh Khamenei Gunakan Narkoba dan Tidur Sepanjang Hari

MINGGU, 27 JULI 2025 | 16:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah akun media sosial berbahasa Persia yang diduga berafiliasi dengan badan intelijen Israel, Mossad, menuduh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menghabiskan hari-harinya dalam keadaan tidur dan mengonsumsi narkoba. 

"Bagaimana seorang pemimpin bisa memimpin jika ia tidur setengah hari dan menghabiskan setengah hari lainnya dalam keadaan teler karena zat-zat terlarang?" tulis akun tersebut di platform X, seperti dikutip dari Fox News pada Minggu, 27 Juli 2025. 

Dalam unggahan lain pada 9 Juli, akun itu juga menyatakan: "Mengonsumsi narkoba dan bercakap-cakap dengan arwah bukanlah sifat yang diinginkan bagi seseorang yang memimpin suatu negara."


Akun X tersebut baru dibuat bulan lalu dan menggunakan langganan premium, mengklaim sebagai juru bicara resmi Mossad dalam bahasa Persia. 

Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Israel atau Mossad, dua pakar intelijen yang diwawancarai oleh JFeed, media berita Israel, mengatakan bahwa akun itu tampaknya otentik.

"Beberapa informasi yang dibagikannya kemungkinan besar berasal dari Mossad," kata Beny Sabti, pakar Iran di Institut Studi Keamanan Nasional Israel dan mantan perwira Pasukan Pertahanan Israel (IDF) berbahasa Persia.

Akun tersebut secara konsisten mengunggah sindiran satir dan tuduhan tajam mengenai kondisi internal Iran, khususnya mengenai kesehatan fisik dan mental Ayatollah Khamenei serta kesulitan ekonomi yang dialami rakyat. 

Akun itu juga mengkritik keras sistem pemerintahan Iran yang dianggap mengabaikan kesejahteraan rakyatnya.

Salah satu unggahan akun tersebut menyerukan warga Iran untuk menebak nama komandan baru Markas Pusat Khatam al-Anbiya, komando tertinggi militer Iran, setelah media resmi Iran menolak mengungkap identitasnya demi alasan keamanan. 

"Hubungi kami secara pribadi untuk menerima hadiah Anda," tulis akun itu kepada pengguna yang berhasil menebak nama Ali Abdollahi Aliabadi.

Lebih lanjut, akun tersebut menampilkan peringatan kepada pengguna yang ingin berinteraksi dengannya agar menggunakan VPN demi menjaga keamanan.

Klaim soal penggunaan narkoba oleh Khamenei bukan pertama kali mencuat. Pada 2022, Nour Mohamed Omara, seorang akademisi Iran, menyatakan di sebuah saluran TV yang berafiliasi dengan Ikhwanul Muslimin di Turki bahwa Khamenei memiliki akses ke narkoba yang diproduksi di sebuah desa khusus di wilayah Balochistan. 

"Desa ini dikelola oleh Korps Garda Revolusi Islam dan tidak seorang pun diizinkan masuk," klaimnya saat itu.

Tuduhan ini sangat bertentangan dengan sikap publik Ayatollah Khamenei, yang selama ini menyatakan bahwa penggunaan narkoba adalah tindakan tidak Islami. Iran bahkan memberlakukan hukuman mati bagi pelanggaran serius terkait narkotika.

Meskipun kebenaran unggahan akun X tersebut belum dapat diverifikasi secara independen, kemunculannya memperlihatkan dimensi baru dalam perang informasi antara Iran dan Israel.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

LPDP Perkuat Ekosistem Karier Alumni, Gandeng Danantara dan Industri

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:04

RDPU dengan Komisi III DPR, Hotman Paris: Tuntutan Mati ABK Fandi Ramadhan Janggal

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:02

Kenaikan PT Bikin Partai di DPR Bisa Berguguran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:39

KPK Panggil Ketua KPU Lamteng di Kasus Suap Bupati

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:38

DPR Jadwalkan Pemanggilan Dirut LPDP Sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:30

Great Institute: Ancaman Terbesar Israel Bukan Palestina, Tapi Netanyahu

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:22

KPK Panggil Edi Suharto Tersangka Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:06

IHSG Siang Ini Tergelincir, Nyaris Seluruh Sektor Merana

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:51

Rusia Pertimbangkan Kirim Bantuan BBM ke Kuba

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:29

Partai Buruh Bakal Layangkan Gugatan Jika PT Dinaikkan

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:27

Selengkapnya