Berita

Wakil Ketua DPD, GKR Hemas (paling kiri)/Ist

Nusantara

GKR Hemas Dorong Kemandirian Desa Bebas Stunting

MINGGU, 27 JULI 2025 | 05:18 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wakil Ketua DPD, GKR Hemas, menyampaikan dukungan dan apresiasinya terhadap berbagai upaya pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dalam kegiatan Sapa Aruh Masyarakat Kabupaten Gunungkidul yang berlangsung di Kelurahan Kepek, Wonosari. 

Dalam kunjungan resesnya, GKR Hemas menekankan pentingnya pembangunan berbasis komunitas yang menyasar langsung tiga isu utama: stunting, energi terbarukan, dan penguatan UMKM.

“Kepek adalah contoh nyata bagaimana tantangan dan potensi dapat berjalan beriringan. Desa bisa menjadi pusat inovasi dan pemberdayaan jika didukung dengan kebijakan yang tepat dan kolaboratif,” ujar GKR Hemas dalam keterangannya, Sabtu, 26 Juli 2025.


Dalam kegiatan ini, GKR Hemas didampingi oleh Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto, serta jajaran organisasi perangkat daerah dan tokoh masyarakat. Kunjungan dimulai dengan observasi lapangan ke Sentra Industri Tahu Kalurahan Kepek. 

GKR Hemas secara langsung meninjau inisiatif warga dalam mengelola limbah produksi tahu menjadi energi biogas menggunakan alat bio digester yang dibangun secara gotong royong dengan dukungan dari Pemerintah Kabupaten dan berbagai pihak terkait. Inovasi energi terbarukan ini dinilai sebagai langkah konkret menuju desa mandiri energi.

“Inovasi ini luar biasa dan perlu kita dukung. Sentra Tahu Kepek tidak hanya memproduksi pangan lokal yang sehat, tetapi juga menghasilkan energi ramah lingkungan. Yang perlu diperkuat adalah identitas produknya: branding, inovasi produk, serta hilirisasi agar nilai jualnya meningkat,” ujar GKR Hemas saat berdialog dengan para pengrajin.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Dialog dan Penyerapan Aspirasi Masyarakat di Balai Padukuhan Tri Mulyo II. Dalam forum ini, GKR Hemas menyampaikan bahwa tantangan stunting di wilayah ini sebetulnya bisa diatasi apabila potensi lokal dimaksimalkan.

“Gunungkidul memiliki kekayaan sumber daya alam yang luar biasa, serta masyarakat yang memiliki semangat kebersamaan yang kuat. Inilah modal utama untuk bersama-sama menekan angka stunting dan mewujudkan generasi yang sehat dan kuat,” tegas GKR Hemas.

Sebagai Wakil Ketua DPD RI yang juga membidangi Komite I, GKR Hemas menyampaikan bahwa penanganan isu desa tidak bisa dilakukan secara sektoral. Kolaborasi lintas sektor dari pusat hingga desa menjadi kunci sukses pembangunan yang berkelanjutan. Beliau juga menyoroti perlunya intervensi berbasis UMKM pangan sehat sebagai bagian dari solusi lokal mengatasi stunting.

Dalam kesempatan tersebut, GKR Hemas menyerap langsung aspirasi dari pelaku UMKM, pengrajin, dan kader Posyandu, serta mendengarkan tanggapan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten dan Provinsi yang turut hadir dalam dialog.

“Kita perlu mencari referensi dan studi banding untuk pengembangan produk tahu agar semakin inovatif dan berdaya saing. Di saat yang sama, perlu ada komitmen kerjasama dari berbagai pihak untuk memperluas pemanfaatan energi biogas, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ungkap GKR Hemas.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya DPD RI untuk memastikan kebijakan di tingkat pusat terhubung langsung dengan kebutuhan nyata masyarakat di daerah. Dalam semangat gotong royong, GKR Hemas menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam membangun desa yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya