Berita

Militer Israel/Net

Dunia

Israel Hancurkan Ribuan Truk Bantuan ke Gaza di Tengah Krisis Kelaparan

SABTU, 26 JULI 2025 | 21:36 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Tindakan brutal kembali dilakukan militer Israel dengan menghancurkan lebih dari 1.000 truk yang memuat puluhan ribu paket bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza, Palestina. 

Bantuan yang terdiri dari makanan dan obat-obatan itu dihancurkan secara sengaja, di tengah situasi kelaparan parah yang melanda penduduk Gaza.

Pengakuan tersebut disampaikan langsung oleh seorang sumber militer Israel kepada lembaga penyiaran publik KAN. Israel berdalih penghancuran dilakukan karena paket-paket bantuan tersebut tidak melalui mekanisme distribusi yang mereka tetapkan.


“Ada ribuan paket yang masih tersisa, dan jika ini tidak diangkut ke Gaza, kami terpaksa hancurkan,” ujar sumber militer Israel, sebagaimana dikutip Palestine Chronicle, Sabtu 26 Juli 2025.

Langkah ini langsung memicu gelombang kecaman dari berbagai pihak, mulai dari organisasi kemanusiaan hingga para aktivis. 

Mereka menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran hak asasi manusia yang serius, terlebih di saat warga Gaza terjebak dalam krisis pangan yang mengerikan sejak agresi Israel dimulai pada Oktober 2023.

Laporan di lapangan menggambarkan kondisi yang memilukan. Warga Gaza terpaksa bertahan hidup dengan mengkonsumsi pakan ternak, rumput, hingga gulma liar. Bahkan sebagian pengungsi hanya mengandalkan kulit kentang dan tepung dari kulit jagung kering sebagai makanan sehari-hari.

Sementara sejumlah rumah sakit melaporkan lonjakan kematian akibat malnutrisi, terutama di kalangan anak-anak, orang lanjut usia, dan penderita penyakit kronis.

Data Kementerian Kesehatan Gaza menunjukkan bahwa 11,5 persen anak-anak di wilayah itu kini mengalami kurang gizi akut. 

Sementara 900 ribu anak-anak sedang menghadapi kelaparan, dan 70 ribu di antaranya sudah menunjukkan gejala malnutrisi yang serius. Angka tersebut sudah melewati ambang batas darurat berdasarkan standar kesehatan internasional.

Kepala Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), Philippe Lazzarini, menyebut kondisi ini telah menghancurkan banyak keluarga. Dalam pernyataannya di platform X, ia menggambarkan warga Gaza dalam kondisi sangat lemah hingga tak mampu lagi menjalani saran medis dari klinik-klinik UNRWA.

“Orang tua terlalu lapar untuk mengurus anak-anak mereka. Mereka yang datang ke klinik UNRWA tidak memiliki energi, makanan, atau sarana untuk mengikuti saran medis,” kata Lazzarini.

PBB sendiri mengonfirmasi bahwa seluruh penduduk Gaza, yang berjumlah sekitar 2,1 juta jiwa, kini berada dalam kondisi rawan pangan ekstrem. Tak satupun dari mereka yang memiliki akses ke makanan yang cukup, bergizi, dan aman.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya