Berita

Personel militer Thailand/Net

Dunia

Memanas, Thailand Luncurkan Operasi Militer Baru Setelah Diserbu Kamboja

SABTU, 26 JULI 2025 | 14:32 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Situasi di perbatasan Thailand-Kamboja kian memanas. Militer Thailand resmi meluncurkan Operasi Trat Pikhat Pairee 1.

Operasi baru tersebut sebagai respons atas agresi militer Kamboja yang menyerang wilayah baru di Ban Chamrak, Provinsi Trat, Sabtu pagi, 26 Juli 2025.

Operasi ini dipimpin langsung Komando Pertahanan Perbatasan Chanthaburi-Trat, menyusul bentrokan bersenjata selama tiga hari berturut-turut.


Serangan Kamboja terjadi pada Sabtu pukul 05.10 waktu setempat yang memperluas eskalasi konflik di sepanjang perbatasan.

“Angkatan Laut Kerajaan Thailand memulai Operasi Trat Pikhat Pairee 1 untuk memukul mundur pasukan Kamboja yang telah melanggar tiga titik di sepanjang perbatasan,” demikian laporan Nation Thailand.

Hanya dalam 30 menit setelah serangan dimulai, pasukan Kamboja berhasil dipukul mundur meski tensi di wilayah tersebut masih memanas.

Sehari sebelum operasi militer diluncurkan, Komando Pertahanan Perbatasan Chanthaburi-Trat menetapkan status darurat militer di delapan distrik wilayah provinsi Chanthaburi dan Trat.

Wilayah itu mencakup Mueang Chanthaburi, Tha Mai, Makham, Laem Sing, Kaeng Hang Maew, Na Yai Am, Khao Khitchakut, serta Khao Saming.

Langkah tersebut diambil pemerintah Thailand sebagai tindakan melindungi negara dari ancaman eksternal. Pasalnya, pasukan Kamboja dilaporkan telah menggunakan kekuatan bersenjata untuk menerobos wilayah kedaulatan Thailand.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya