Berita

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad/RMOL

Politik

Tim Supervisi Kaji Proyek Penulisan Ulang Sejarah

DPR Minta Laporan Secara Berkala
SABTU, 26 JULI 2025 | 05:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tim Supervisi Sejarah yang sudah memulai proyek penulisan ulang sejarah diminta secara rutin memberikan laporan perkembangan kepada pimpinan DPR.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat 25 Juli 2025.

“Saya belum cek lagi, tapi Tim Supervisi itu minggu lalu sudah melakukan komunikasi, kunjungan ke sana. Kita akan terus meminta kepada Tim Supervisi itu untuk menginfokan kepada pimpinan DPR secara berkala,” kata Dasco.


Saat ditanya mengenai masukan Tim Supervisi kepada Kementerian Kebudayaan, Dasco mengungkapkan bahwa tim masih melakukan kajian.

“Belum sempat, mereka masih kaji. Masih kaji dan akan dilakukan konsultasi dengan pimpinan DPR,” ujar Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini.

Sebelumnya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa uji publik penulisan ulang sejarah akan digelar mulai 20 Juli 2025 dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

"Mulai 20 Juli uji publik dimulai di perguruan-perguruan tinggi melibatkan para pemangku kepentingan yang cukup banyak," kata Fadli Zon ketika di sela forum global di Beijing, China pada Jumat 11 Juli 2025. 

Fadli Zon menjelaskan bahwa uji publik ini digelar dalam bentuk seminar dan diskusi, sehingga memungkinkan para pemangku kepentingan untuk memberikan masukan, kritik hingga memberikan argumentasi terkait isi dari buku sejarah yang ditulis ulang tersebut.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya