Berita

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)Haris Pertama/Ist

Politik

Haris Pertama Siap Bentuk Tim Penyatuan KNPI

Presiden Prabowo Didorong Fasilitasi Persatuan Pemuda
SABTU, 26 JULI 2025 | 01:26 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama mengaku siap menerima dan menindaklanjuti rekomendasi strategis hasil Rapat Pimpinan Paripurna Nasional (Rapimpurnas) KNPI Tahun 2025 Jakarta, khususnya terkait pembentukan Tim Kelompok Kerja (Pokja) Penyatuan KNPI.

"Persatuan adalah rahmat. Perpecahan adalah musibah. Kami di DPP KNPI menyambut positif dan siap menindaklanjuti rekomendasi Rapimpurnas untuk membentuk Tim Pokja Penyatuan KNPI. Ini bukan hanya soal organisasi, tapi tentang masa depan persatuan gerakan pemuda Indonesia," kata Haris dalam keterangannya, Jumat 25 Juli 2025.

Haris juga berharap Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dapat memberikan fasilitasi konkret terhadap upaya penyatuan organisasi kepemudaan terbesar ini.


"Kami percaya di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo yang menjunjung tinggi semangat persatuan nasional, penyatuan KNPI bisa difasilitasi dengan adil dan bermartabat. Pemuda harus bersatu agar bisa menjadi kekuatan produktif bangsa dalam mewujudkan Asta Cita," kata Haris.

Menurut Haris, hasil Rapimpurnas 2025 ini adalah buah dari musyawarah yang demokratis dan sarat semangat kebangsaan. Ia menegaskan bahwa KNPI akan terus berada di garis depan dalam menjaga nilai-nilai persatuan dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan nasional.

"Pemuda Indonesia tidak boleh terpecah. KNPI akan menjadi rumah besar yang mengayomi semua kekuatan kepemudaan tanpa diskriminasi. Kini saatnya bersatu, bekerja, dan membangun masa depan bersama,” pungkas Haris.

Sebelumnya, Rapimpurnas KNPI 2025 yang digelar pada 24 Juli 2025 di Hotel Accacia Jakarta Pusat telah menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis sebagai wujud kontribusi pemuda terhadap arah masa depan bangsa. Berikut lima poin utama rekomendasi Rapimpurnas tersebut:

1. Pengusulan A.M. Sangaji sebagai Pahlawan Nasional. KNPI menilai perjuangan dan pengorbanan A.M. Sangaji dalam melawan penjajah di Maluku patut dikenang dan diabadikan sebagai inspirasi nasional bagi generasi muda.


2. Dukungan kepada Presiden Kedua RI, H.M. Soeharto, sebagai Pahlawan Nasional. Mengingat peran besarnya dalam pembangunan nasional dan stabilitas negara selama masa pemerintahannya.


3. Pengusulan Jakarta sebagai tuan rumah Kongres XVII KNPI, sebagai simbol nasionalisme dan titik temu seluruh komponen pemuda dari berbagai daerah.


4. Pembentukan Tim Pokja Penyatuan KNPI. Tim ini akan bertugas menyusun roadmap penyatuan organisasi secara inklusif, melakukan komunikasi dengan seluruh elemen KNPI dan pemangku kepentingan, serta mengajukan langkah konkret kepada pemerintah demi terwujudnya KNPI sebagai wadah tunggal yang solid dan berdaulat.


5. Dukungan penuh terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. KNPI menyatakan komitmennya untuk mengawal dan mengimplementasikan visi besar pembangunan manusia dan keadilan sosial, dengan menggerakkan pemuda di bidang pendidikan, kewirausahaan, teknologi, dan ketahanan nasional.


Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Gubernur Fakhiri Raih Golden Leader Award JMSI

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:02

1.000 Siswa Yatim Piatu Pemegang KJP Ikuti Try Out Gratis

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:30

Pemerintah Timor Leste Didorong Kembali Aktifkan Pas Lintas Batas

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:13

DKI Kunci Stok Beras dan Telur, Harga Dijaga Tetap Stabil

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:00

Ilusi Swasembada Pangan Kementan

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:45

RI Siap Borong Minyak AS Senilai Rp252 Triliun Pekan Depan

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:28

Kembali Diperiksa BPK, Gus Yaqut Sampaikan Klarifikasi Hingga Konfrontasi

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:13

Ulama Penjaga Optimisme dan Keteguhan Batin Rakyat Aceh

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:04

Diperiksa di Mapolresta Solo, Jokowi Beberkan Kisah Perkuliahan Hingga Skripsi

Rabu, 11 Februari 2026 | 21:50

NU Harus Bisa Menjawab Tantangan Zaman di Abad Kedua Perjalanan

Rabu, 11 Februari 2026 | 21:38

Selengkapnya