Berita

Presiden Prabowo Subianto/Ist

Politik

DPR Yakin Pemerintah Punya Komitmen Turunkan Kemiskinan

JUMAT, 25 JULI 2025 | 19:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pimpinan DPR meyakini bahwa pemerintahan Presiden Prabowo berkomitmen dalam menurunkan tingkat kemiskinan di Indonesia. 

Hal itu ditegaskan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat 25 Juli 2025. 

“Ya kan memang tujuan dari pemerintahan yang belum lama ini adalah antara lain dalam aspek kita adalah menurunkan tingkat kemiskinan dan upaya-upaya itu terus dilakukan oleh pemerintahan,” ujar Dasco. 


Menurut Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini, berbagai langkah strategis terus dilakukan untuk mencapai target tersebut, dengan dukungan penuh dari DPR.

“Pada saat sekarang dan tentunya DPR mendukung itu dan kita akan kaji secara komprehensif masukan dari BPS tadi,” pungkasnya. 

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga menekankan bahwa kondisi Indonesia saat ini tidak seperti gambaran negatif yang kerap disuarakan sejumlah pihak. Menurutnya, narasi yang menyebut Indonesia dalam keadaan sulit atau gagal secara ekonomi hanyalah upaya untuk melemahkan semangat bangsa.

“Intinya kita berada di jalan yang benar, usaha untuk membuat seolah-olah Indonesia dalam keadaan susah, Indonesia dalam keadaan gelap, Indonesia ekonomi gagal itu saudara-saudara, itu adalah upaya menurunkan semangat kita dan itu tidak benar saudara sekalian,” tegas Prabowo di Kongres PSI, Auditorium UMS, Solo, Jawa Tengah, Minggu 20 Juli 2025. 

Prabowo mengungkapkan laporan dari para menteri menunjukkan capaian positif di berbagai sektor strategis, termasuk investasi, pengangguran, dan kemiskinan. 

Bahkan, target investasi dalam APBN 2025 telah tercapai empat bulan lebih cepat dari jadwal.

Selain itu, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) juga memperkuat optimisme pemerintah.

“Kepala BPS lapor ke saya, angka pengangguran menurun, angka kemiskinan absolut menurun, ini BPS yang bicara,” tukasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya