Berita

Tangkapan layar Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir/Rep

Bisnis

Tak Lagi Andalkan Tambang, Danantara Ajak HIPMI Bangun Bisnis SDM

JUMAT, 25 JULI 2025 | 18:19 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia mengajak Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk mulai bertransformasi dan membangun kolaborasi dalam mengembangkan bisnis berbasis sumber daya manusia (SDM).

Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir menilai, kekuatan ekonomi masa depan tak lagi terletak pada kepemilikan barang atau sumber daya alam (SDA), melainkan pada kemampuan mengelola manusia.

“Bisnis Anda harus ada di industri jasa, industri berkelanjutan. Jangan hanya pikir soal bisnis SDA. Anda harus mulai berpikir bisnis sumber daya manusia,” ujar Pandu dalam Rakerda HIPMI Jaya 2025 di Hotel Fairmont, Jakarta, pada Jumat 25 Juli 2025.


Ia berencana mengajukan proposal kolaborasi dengan organisasi pengusaha muda tersebut dalam waktu dekat.

"Think about people. Bayangkan Anda punya bisnis tapi tidak punya sumber daya manusia, bisa nggak? Dan itu tantangan terbesar Anda,” tambahnya.

Menurutnya, perusahaan-perusahaan seperti Instagram, TikTok, dan berbagai platform teknologi besar, tak mengandalkan tambang atau komoditas fisik, tapi justru membangun bisnis lewat kreativitas manusia. 

“Valuasinya jauh lebih tinggi. Karena dalam sumber daya manusia, saya selalu bilang, your limitation is your imagination. Limitasi Anda adalah imajinasi Anda,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa puluhan perusahaan besar di dunia itu tidak memiliki barang, melainkan memiliki SDM yang besar.

"Saya cek 20 perusahaan terbesar dunia, mereka sebenarnya nggak punya barang. Yang mereka punya hanya sumber daya manusia," tandasnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya