Berita

Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, dan Ekspatriat Maroko, Nasser Bourita, dan Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Internasional, dan Warga Gambia di Luar Negeri, Sering Modou Njie/Net

Global

Gambia Teguh Dukung Inisiatif Otonomi Sahara Maroko

JUMAT, 25 JULI 2025 | 11:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Republik Gambia kembali menegaskan komitmennya mendukung penuh Inisiatif Otonomi Maroko sebagai satu-satunya solusi yang kredibel, serius, dan realistis untuk menyelesaikan sengketa regional di Sahara.

Pernyataan itu disampaikan dalam sebuah komunike bersama yang dirilis usai pertemuan bilateral antara Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, dan Ekspatriat Maroko, Nasser Bourita, dan Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Internasional, dan Warga Gambia di Luar Negeri, Sering Modou Njie di Rabat.

Dalam komunike tersebut, Menteri Luar Negeri Gambia menegaskan kembali dukungan Gambia terhadap integritas teritorial dan kedaulatan Kerajaan Maroko atas seluruh wilayahnya, termasuk wilayah Sahara.


"Menegaskan kembali dukungan penuh Republik Gambia terhadap Rencana Otonomi Maroko sebagai satu-satunya solusi yang kredibel, serius, dan realistis untuk masalah ini," bunyi pernyataan tersebut yang dilihat redaksi pada Jumat, 25 Juli 2025.

Sering Modou Njie juga menyampaikan apresiasi atas posisi komunitas internasional yang terus menguat dalam mendukung pendekatan Maroko terhadap isu Sahara. 

Ia menyebut hal ini sebagai buah dari upaya diplomatik berkelanjutan yang dilakukan oleh Raja Mohammed VI.

"Gambia memuji konsensus internasional yang berkembang, yang didorong oleh Yang Mulia Raja Mohammed VI, dalam mendukung Rencana Otonomi dan kedaulatan Maroko atas wilayah Saharanya," kata dia.

Ia juga mengenang langkah penting yang pernah diambil negaranya dalam memperkuat hubungan bilateral dengan Maroko, yakni dengan pembukaan Konsulat Jenderal Republik Gambia di Dakhla pada Januari 2020, yang merupakan konsulat jenderal pertama yang dibuka di kota tersebut.

Sikap Gambia ini mempertegas posisi sejumlah negara Afrika dan internasional yang memberikan dukungan terbuka terhadap pendekatan Maroko dalam menyelesaikan sengketa Sahara, sebuah isu yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya