Berita

Silfester Matutina di di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Kamis, 24 Juli 2025/RMOL

Hukum

Silfester Diberondong 46 Pertanyaan Penyidik soal Ijazah Jokowi

KAMIS, 24 JULI 2025 | 21:30 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Relawan Jokowi yang juga Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet), Silfester Matutina rampung menjalani pemeriksaan tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Kamis, 24 Juli 2025.

"Hari ini saya memenuhi undangan dari penyidik Polda Metro Jaya mengenai pelaporan indikasi pencemaran nama baik fitnah dan juga penghasutan atas tuduhan ijazah palsu Bapak Ir H Joko Widodo, yang mana tadi saya menjawab kurang lebih 46 pertanyaan yang ditanyakan," kata Silfester.

Adapun pertanyaan seputar pertemuan Silfester dengan Roy Suryo, salah satu pihak yang menduga ijazah Jokowi palsu saat sesi wawancara di beberapa media.


"Ditanyakan apakah benar-benar anda bertemu dengan kaya saudara Roy Suryo dan lain-lainnya," ungkap dia.

Di kesempatan ini, Silfester juga memastikan tidak ada bekingan uang atau sosok dalam membela Jokowi.

"Kami ini masyarakat relawan, ingat! Relawan Jokowi, relawan Prabowo Gibran ini dibentuk bukan atas suruhan kami 2014, banyak masyarakat itu, yang namanya ibu-ibu pengajian masyarakat, paguyuban apapun, kita ini melihat Pak Jokowi orang baik dan benar seperti Pak Prabowo," bebernya.

Menurut Silfester, relawan Jokowi maupun relawan Prabowo sama-sama lahir dari akar masyarakat dan mencintai sosok kedua tokoh pemimpin negara.

"Akhirnya kami membentuk relawan jadi relawan ini tidak pernah dibentuk oleh Pak Jokowi atau Prabowo, dan tidak pernah dibiayai itu harus digaris bawahi," ungkapnya lagi.

Diketahui, penyidik Polda Metro Jaya memeriksa Silfester Matutina dan Ade Darmawan dengan status saksi pelapor dalam kasus ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya