Berita

Ilustrasi BPI Danantara/Net

Bisnis

Dapat Suntikan Rp163 Triliun

Danantara Didorong Berinvestasi Dalam Negeri

KAMIS, 24 JULI 2025 | 09:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) diharapkan dapat mengelola secara optimal dana pinjaman sebesar Rp163 triliun yang berasal dari 12 bank luar negeri.

“Manajemen Danantara dimulai dari CEO, COO dan seluruh jajaran, agar dana yang Rp160an triliun itu menguntungkan (Indonesia),” kata Anggota Komisi VI DPR RI, Rudi Hartono Bangun, seperti dikutip redaksi melalui keterangan resminya, Kamis, 24 Juli 2025.

Legislator Partai Nasdem itu meminta dana tersebut diinvestasikan di dalam negeri sehingga dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.


“Diinvestasikan di dalam negara kita sendiri agar terjadi pertumbuhan ekonomi yang diharapkan Pak Presiden kita menuju ke 8 persen,” jelasnya.

Dia memandang pinjaman luar negeri tersebut merupakan bentuk kepercayaan dari lembaga keuangan luar negeri pada Danantara.

Meski demikian, Rudi tetap mengajak seluruh pihak untuk mengawasi penggunaan dana pinjaman tersebut agar tidak terjadi penyelewengan.

“Kita harus sama-sama mengawasi, mengkritisi, mengamati dari seluruh lembaga, media dilibatkan agar memang harus all out. Nanti cerita yang dipinjami asing, lembaga lain, bisa menguap begitu saja. Intinya pengawasan harus menyeluruh,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya