Berita

Diskusi Kebangsaan di Sekolah Partai DPP PDI Perjuangan, Rabu, 27 Juli 2025/Ist

Politik

Pemikiran Kesetaraan Gender Bung Karno Relevan dengan Arah Gerak Nasyiatul Aisyiyah

RABU, 23 JULI 2025 | 21:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pimpinan Pusat Baitul Muslimin Indonesia (PP Bamusi) menggelar Diskusi Kebangsaan bertajuk “Pemikiran Soekarno dan Relevansi Generasi Muda Islam” di Sekolah Partai DPP PDI Perjuangan, Rabu, 27 Juli 2025. 

Diskusi ini menjadi ruang refleksi dan dialog kritis untuk menggali relevansi nilai-nilai keislaman progresif dalam pemikiran Bung Karno di tengah tantangan zaman digital dan kecerdasan buatan.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari, menggarisbawahi pentingnya warisan pemikiran Bung Karno dalam membangun keadilan gender. 


“Bung Karno sudah menolak budaya patriarki sejak awal. Ia menolak kekerasan dan memperjuangkan ruang yang adil bagi perempuan. Pemikiran ini sejalan dengan nilai-nilai Nasyiatul Aisyiyah yang berpijak pada Al-Qur’an dan Sunnah, termasuk pesan penting dalam Al-Hujurat ayat 13,” ujar Ariati Dina. 

Dari sisi ideologi, Banyu Biru, anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, menegaskan bahwa ajaran Bung Karno adalah jembatan antara Islam dan nasionalisme. 

“Tidak ada dikotomi antara Islam dan nasionalisme. Islam itu harus revolusioner secara spiritual dan mental. Ajaran Bung Karno adalah tentang pembebasan dari penindasan,” ujarnya penuh semangat.

Ia pun mengajak generasi muda untuk membumikan Marhaenisme dan nilai Trisakti dalam dunia yang kian dipenuhi teknologi dan AI.

Ketua PP Bamusi, Yayan Sopyan Al Hadi, mengajak publik mengenal sisi rasional Bung Karno dalam berpikir tentang Islam.

“Soekarno percaya bahwa Islam harus dinamis, progresif, dan berpihak pada kaum tertindas. Ia bahkan berkirim surat kepada ulama besar Tuan Al Hassan, menyampaikan pentingnya Islam yang membela dan mencerahkan,” kata Yayan.

Diskusi ini menjadi ruang penting untuk menghidupkan kembali semangat Islam yang membebaskan dan membela.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya