Berita

(Tengah) pemenang desain logo HUT ke-81 RI, Bram Patria Yoshugi/RMOL

Politik

Logo HUT ke-80 RI Punya Desain Minimalis, Ini Alasannya

RABU, 23 JULI 2025 | 20:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Logo peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia resmi diperkenalkan di Istana Negara, Jakarta pada Rabu, 23 Juli 2025. 

Desain logo yang tampil dengan gaya minimalis ini merupakan hasil karya Bram Patria Yoshugi, pemenang sayembara nasional yang diselenggarakan oleh pemerintah.

Berbeda dari tren logo-logo sebelumnya yang cenderung sarat ornamen seperti bendera dan simbol patriotik lainnya, desain tahun ini tampil bersih, sederhana, dan modern. Hal ini, menurut Bram, merupakan refleksi dari semangat memasuki dekade baru Indonesia.


"Kalau untuk sekarang, kita sebenarnya mungkin memasuki era yang baru juga ya, di dekade yang baru, 80. Jadi kita pengen hadirkan sesuatu yang fresh juga, yang mungkin bisa dibilang baru juga semangatnya, tapi semuanya tetap lantang, berani, dan juga kita tetap pengen bisa merepresentasikan Indonesia secara utuh," ujar Bram di hadapan wartawan usai acara peluncuran.

Ia menjelaskan bahwa proses kreatif untuk merancang logo ini memakan waktu sekitar satu bulan, termasuk tahap presentasi brand guideline kepada panitia. Sementara proses desain intensif untuk menemukan bentuk angka “8” dan “0” yang ikonik berlangsung selama tiga minggu.

"Kita intensif mungkin kira-kira sekitar tiga minggu ya. Bersama asosiasi juga. Kita selalu kayak kontak juga. Mungkin mencari jalan yang terbaik," jelas Bram.

Mengenai makna logo, Bram menyebut desain angka “80” mengandung pesan mendalam yang dirangkum dari tema besar HUT RI ke-80, yaitu Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.

"Untuk angka 8 dan 0-nya sendiri, mereka punya inti yang sama, yaitu bersatu berdaulat. Selain itu dia juga ada garis yang melambangkan kesejahteraan rakyat. Dan juga secara bentuk utuh dia adalah Indonesia Maju," terangnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya