Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba/ABC

Dunia

Trump Pangkas Tarif 15 Persen, Jepang Bakal Kucurkan Investasi Jumbo ke AS

RABU, 23 JULI 2025 | 13:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengumumkan kesepakatan dagang, kali ini dengan Jepang yang dikenakan tarif 15 persen.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan ancaman 25 persen yang rencananya akan berlaku mulai 1 Agustus.

Kesepakatan ini tercapai setelah negosiasi panjang yang sempat mengguncang stabilitas politik dan ekonomi di Tokyo.


"Kami baru saja menyelesaikan Kesepakatan besar dengan Jepang," tulis Trump melalui unggahan di platform Truth Social dikutip The Guardian, Rabu 23 Juli 2025.

Dalam kesepakatan tersebut, Trump  menyebut bahwa Jepang akan mengucurkan investasi sebesar 550 miliar Dolar AS ke Amerika Serikat.

Trump juga mengklaim bahwa Jepang setuju membuka pasarnya bagi berbagai produk asal AS, mulai dari mobil, truk, hingga beras dan komoditas pertanian lainnya yang selama ini menjadi ganjalan dalam perundingan.

Meski demikian, belum jelas apakah Jepang juga akan menetapkan tarif bagi produk-produk asal Amerika dalam skema timbal balik ini.

Sebelumnya, Trump sempat mengkritik Jepang karena rendahnya permintaan terhadap mobil dan beras AS, bahkan menyebut Jepang sebagai negara yang sangat dimanjakan. Saat itu, Trump pesimis kesepakatan akan tercapai.

Namun pertemuan penting antara Trump dan Menteri Revitalisasi Ekonomi Jepang, Ryosei Akazawa, terus berlangsung sejak April lalu di Gedung Putih. Saat itu, Jepang berada dalam tekanan ganda, resesi ekonomi dan ancaman tarif tinggi dari Washington.

Menteri Ryosei Akazawa saat ini masih berada di Washington untuk melanjutkan putaran kedelapan negosiasi dagang. Asahi Shimbun melaporkan bahwa Akazawa kembali menemui Trump pada Selasa untuk memfinalisasi kesepakatan tersebut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya