Berita

Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri Tahun 2025 di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 23 Juli 2025/RMOL

Politik

Prabowo Minta Perwira Remaja TNI-Polri Berbakti pada Rakyat dengan Jiwa Raga

RABU, 23 JULI 2025 | 09:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pengabdian total kepada bangsa dalam amanatnya kepada para perwira remaja TNI dan Polri yang baru dilantik di Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri Tahun 2025 di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 23 Juli 2025. 

Dalam pidato penuh semangat kebangsaan, Prabowo menekankan bahwa profesi perwira bukan sekadar gelar, tetapi merupakan panggilan pengabdian yang tinggi dan penuh tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.

"Profesi perwira, profesi prajurit adalah profesi yang mulia, tetapi tidak ringan. Selalu di depan, memberi contoh dengan gagah, dengan berani, dengan cerdas. Saudara harapan seluruh rakyat. Berbaktilah sebaik-baiknya," tegas Presiden Prabowo dalam amanatnya.


Ia menambahkan bahwa tugas sebagai perwira TNI dan Polri tidak boleh dijalani dengan setengah hati. Mereka dituntut menjadi teladan dalam setiap langkah, tampil terdepan dalam membela rakyat, dan mengorbankan jiwa dan raga jika diperlukan.

"Bangsamu, menuntut dari kau pengabdian yang tertinggi dan bila perlu sebagaimana telah kau sumpah, bila perlu saudara rela korbankan jiwa dan ragamu agar Indonesia selamat dan Indonesia kuat," ujarnya. 

Prabowo menekankan bahwa para perwira muda adalah ujung tombak dalam menjaga kedaulatan dan keselamatan rakyat. Oleh karena itu, mereka dituntut untuk menjadi benteng pertahanan yang kokoh serta selalu berpihak kepada rakyat.

"Kedaulatan bangsa, kehormatan bangsa, keselamatan rakyat ada di pundakmu. Diharapkan oleh rakyat, dinantikan oleh rakyat, pengabdianmu, baktimu, dan bila perlu pengorbananmu yang terakhir," kata Prabowo.

Prabowo pun meminta agar para perwira muda TNI dan Polri menjadi tentara dan polisi rakyat, yang selalu berpihak kepada masyarakat dan berakar dari nilai-nilai perjuangan bangsa.

"TNI dan Polri adalah tiang tegaknya republik kita, TNI dan Polri adalah benteng-benteng terakhir kemerdekaan dan kedaulatan kita. Jadilah tentara rakyat, tentara nasional, tentara pejuang," tuturnya.

"Jadilah polisi rakyat, polisi nasional, polisi pejuang. Selalu membela rakyatmu, selalu cintai rakyatmu. Kau adalah anak kandung dari rakyat Indonesia," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

OTT Tak Berarti Apa-apa Jika KPK Tak Bernyali Usut Jokowi

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:17

Efektivitas Kredit Usaha Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:00

Jokowi Tak Pernah Berniat Mengabdi untuk Bangsa dan Negara

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:51

Integrasi Transportasi Dikebut Menuju Jakarta Bebas Macet

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:25

Lebih Dekat pada Dugaan Palsu daripada Asli

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:18

PSI Diperkirakan Bertahan Jadi Partai Gurem

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:10

Dari Wakil Tuhan ke Tikus Got Gorong-gorong

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:24

Pertemuan Kapolri dan Presiden Tak Bahas Reshuffle

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:21

Amien Rais Tantang Prabowo Copot Kapolri Listyo

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:10

PDIP Rawat Warisan Ideologis Fatmawati

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:07

Selengkapnya