Berita

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep/tangkapan layar RMOL

Politik

Kaesang Bisa Kualat, PSI Besar cuma Mimpi

RABU, 23 JULI 2025 | 06:30 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemerhati politik dan kebangsaan Adhie M Massardi meyakini Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di bawah kepemimpinan Kaesang Pangarep tidak akan menjadi partai besar yang diperhitungkan di Pemilu 2029. Sebab, Kaesang bukan orang yang kompeten dalam politik. 

"Selain juga semua orang tahu elite PSI cuma penjilat," kata Adhie melalui sambungan telepon, Selasa 22 Juli 2025.

Apalagi, kata Adhie, Kaesang tersandera kasus di KPK karena pernah dilaporkan terkait dugaan korupsi dan pencucian uang dari grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan.


Menurutnya, Kaesang bisa kualat akibat politik sandera dengan cara menginjak-injak supremasi hukum yang dulu dilakukan Jokowi. 

"Kaesang dan PSI akan langsung tamat kalau ada lawan politik yang main mata dengan KPK," kata Adhie.

Dukungan penuh dan kerja keras Jokowi juga akan gagal karena Jokowi bukan lagi Presiden. 

Adhie menyebut kekuatan Jokowi terlihat di mana sekalipun semua intrumen perang dikerahkan oleh Jokowi sebagai Presiden tapi PSI hanya mendapat 2,8 persen suara pada Pemilu 2024 atau hanya naik 0,91 persen dari Pemilu 2019

Terlepas dari itu, Adhie menganggap PSI ke depan bermanfaat bagi Jokowi di mana PSI bisa menjadi tempat untuk Jokowi menyalurkan hobi tipu-tipunya. 

"Dengan begitu korban dari tipu-tipu Jokowi hanya orang-orang PSI, bukan lagi seluruh rakyat Indonesia," pungkas Adhie.



Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya