Berita

Wakil Ketua Komisi XI DPR Dolfie Othniel Frederic Palit/RMOL

Politik

Sri Mulyani Kena Semprot Pimpinan Komisi XI DPR Gegara Ini

SELASA, 22 JULI 2025 | 16:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua Komisi XI DPR Dolfie Othniel Frederic Palit menyemprot Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terkait anggaran pendidikan yang tidak sampai 20 persen di dua periode pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Pasalnya, dalam catatan Kementerian Keuangan hanya tercatat 16,99 persen. Hal ini menimbulkan pertanyaan yang cukup mendalam kepadanya.

“Ini yang paling menarik nih. APBN kita digugat di MK tahun 2007-2008. Pada saat itu posisi anggaran pendidikan yang waktu digugat itu 18 persen tahun 2007, 2008 15,6 persen,” kata Dolfie dalam rapat bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa, 22 Juli 2025.


“Sekarang kita lihat realitasnya. Tidak berubah Bu Menteri ternyata. 2022 15(persen), 2023 16, 2024 17, 2025 kalau by design karena ada cadangan dana pendidikan yang ditaruh pembiayaan bisa dipastikan itu juga 17 persen,” sambungnya.

Menurutnya, konstitusi mengamanahkan agar APBN menganggarkan pendidikan 20 persen, namun selama ini tidak pernah tembus 20 persen.

“Tidak bergerak saat MK memutuskan anggaran APBN harus memenuhi 20 persen APBN. Tidak bergerak. Sudah 2 kali pemerintahan SMI (Sri Mulyani) periode, 2 periode pemerintahan Jokowi tidak berubah,” tegasnya.

Politikus PDIP itu berharap pemerintah menganggarkan anggaran pendidikan 20 persen, lantaran hal itu amanah konstitusi.

“Tentu harapan kita ke depan ini enggak seperti ini lagi Bu Menteri. Itu yang kami ingin tegaskan kembali. Kalau debatnya apakah 20 persen itu bisa ditaruh di pembiayaan atau di belanja? Kalau kita cermati putusan MK itu di belanja,” tandasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya