Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Garuda Indonesia Ungkap Detail Rencana Pembelian 50 Pesawat Boeing

SELASA, 22 JULI 2025 | 13:51 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Maskapai nasional PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mengonfirmasi rencana pembelian 50 unit pesawat Boeing sebagai bagian dari upaya penyehatan perusahaan.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsani, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan komunikasi intensif dengan Boeing untuk memastikan spesifikasi armada yang sesuai dengan kebutuhan dan pangsa pasar perseroan.

"Rencana pembelian pesawat tersebut merupakan salah satu langkah strategis jangka panjang dalam upaya penyehatan Perseroan melalui transformasi bisnis dengan penguatan armada dan optimalisasi jaringan penerbangan dalam 5 tahun ke depan," kata Wamildan dalam keterangannya di Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa, 22 Juli 2025.


Wamildan menjelaskan bahwa langkah ini sejalan dengan rencana penyehatan keuangan perusahaan sebagaimana tertuang dalam rancangan restrukturisasi yang telah mendapat restu dari Menteri BUMN dan disetujui oleh Presiden Republik Indonesia pada 23 Juni 2025. Rencana tersebut juga telah dikukuhkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 30 Juni 2025.

"Perseroan juga secara paralel tengah menjalin komunikasi dengan sejumlah pihak pemberi dana potensial," tambahnya.

Wamildan optimis, pembelian armada baru ini akan menjadi penopang utama transformasi bisnis Garuda, khususnya dalam aspek jaringan dan armada. Rasionalisasi rute akan dilakukan berdasarkan potensi peningkatan profitabilitas serta signifikansi jaringan secara strategis.

"Serta ekspansi armada yang align dengan permintaan market dengan tetap menjaga efisiensi atas operating cost, yang diharapkan dapat mengoptimalkan pendapatan Perseroan," tuturnya.

Untuk saat ini, Garuda dan Boeing masih melanjutkan pembahasan mendalam mengenai spesifikasi teknis serta waktu pengiriman pesawat.

"Termasuk terkait dengan waktu delivery pesawat. Hal ini juga mempertimbangkan dari sisi kesiapan Boeing untuk menyediakan tipe pesawat yang dibutuhkan oleh Perseroan," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya