Berita

Ilustrasi/Ist

Politik

DPR Harus Segera Undangkan KUHAP Atur Cyber Crime

SENIN, 21 JULI 2025 | 14:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pakar hukum Universitas Padjajaran Prof Ahmad M. Ramli meminta DPR untuk segera mengundangkan RUU KUHAP yang baru, agar tidak ada tumpang tindih antar aturan tentang cyber crime untuk platform digital.

Hal itu disampaikan Prof Ahmad M. Ramli ketika rapat dengar pendapat umum dengan Komisi I DPR membahas tentang RUU Penyiaran di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 21 Juli 2025.

“Saya barangkali boleh mengingatkan izin Bapak Pimpinan, jika KUHP tidak segera diundangkan sebelum seluruh pasal-pasal cyber crime itu dialihkan ke KUHP, maka akan ada konflik terkait dengan hukum acara yang akan berlakunya,” kata Prof Ahmad Ramli dalam rapat.


Menurutnya, dalam aturan KUHP terhadap hukum acara sendiri undang-undang ITE. Pasalnya, perlu ada ketentuan hukum tersendiri mengenai kriminalitas di sejumlah platform digital.

“Karena apa? Undang-undang ITE mempunyai hukum acara sendiri yang berbeda dengan KUHP. Jadi KUHP yang baru itu harus meng-cover ketentuan-ketentuan hukum acara yang terkait dengan cybercrime sebetulnya,” jelasnya.

“Karena yang akan berlaku bukan undang-undang ITE, tapi undang-undang KUHP yang baru sebagai satu undang-undang kodifikatif,” demikian Prof Ahmad M Ramli.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia, Ini Rekor Statistiknya

Minggu, 27 September 2026 | 02:22

Tak Peduli Teman, Prabowo Tegas Sikat Pencuri Duit Negara

Minggu, 27 September 2026 | 02:02

Di Balik Kemudahan QRIS, Merchant Tetap Wajib Terima Tunai

Minggu, 27 September 2026 | 01:46

Gugatan Denny Indrayana Cs Untungkan Seluruh Parpol di DPR

Minggu, 27 September 2026 | 01:20

Pemerintah Jangan Pukul Rata Evaluasi IUP

Minggu, 27 September 2026 | 01:07

Emas Rahmat Bawa Indonesia Lompat ke Posisi 14

Minggu, 27 September 2026 | 00:35

Kowani Apresiasi Penegasan Menteri Hukum soal SK Kepengurusan

Minggu, 27 September 2026 | 00:17

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Emas Kedua Indonesia

Minggu, 27 September 2026 | 00:05

Bhayangkari Salurkan 6 Ribu Paket Sembako untuk Warga Aceh

Sabtu, 26 September 2026 | 23:49

Wamenag Protes Keras Pembebasan Bersyarat Bechi Pemerkosa Santriwati

Sabtu, 26 September 2026 | 23:20

Selengkapnya