Berita

Penjabat (Pj) Gubernur Papua Agus Fatoni (tengah)/Ist

Politik

Pj Gubernur Papua Ajak Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Pilih pada PSU

SENIN, 21 JULI 2025 | 10:49 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Penjabat (Pj) Gubernur Papua Agus Fatoni mengajak masyarakat datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 6 Agustus 2025 mendatang. Bukan tanpa alasan, dirinya mengajak masyarakat agar menggunakan hak pilihnya dalam Pemungutan Suara (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua. 

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat Papua, datang ke TPS pada tanggal 6 Agustus 2025, untuk menggunakan hak pilihnya dengan langsung, umum, bebas dan rahasia,” ucap Fatoni dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin, 21 Juli 2025.

“Jaga ketertiban, keamanan, dan iklim yang kondusif. Hindari konflik dan upaya adu domba yang dapat memecah belah kita. Kita terus galang persatuan dan kesatuan, kita jaga kekeluargaan, kita jaga silaturahmi di antara kita semua” sambungnya.


Fatoni juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan perempuan, untuk menjadi agen pemersatu dan perekat sosial di tengah pelaksanaan PSU. Dirinya menekankan pentingnya menjaga kekeluargaan, silaturahmi, dan persaudaraan, agar demokrasi di Papua tumbuh dalam semangat persatuan.

Khusus kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), Fatoni kembali mengingatkan agar tetap menjunjung tinggi profesionalisme, netralitas dan tidak terlibat dalam politik praktis.

“ASN harus terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga integritas, dan tidak ikut dalam politik praktis,” tegasnya.

Fatoni berharap PSU ini bisa menjadi momentum bersama untuk menciptakan Pilkada yang aman, damai, jujur, dan adil. Tentunya hal ini bertujuan untuk kemajuan Papua kedepannya.

“PSU bukan sekadar pemilihan ulang, tetapi peluang untuk masa depan Papua yang jauh lebih baik. Suara kita menentukan arah pembangunan dan kesejahteraan Papua tercinta,” pungkas Fatoni.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya