Berita

Presiden RI Prabowo Subianto di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu, 20 Juli 2025/Sekretariat Presiden RI

Politik

Terbang ke Jateng, Prabowo Siap Hadiri Penutupan Kongres PSI Malam Ini

MINGGU, 20 JULI 2025 | 18:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto dipastikan menghadiri acara penutupan Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tahun 2025 yang digelar di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta, Minggu malam, 20 Juli 2025.

Kehadiran Presiden menjadi salah satu agenda utama dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Jawa Tengah.

Menurut laporan Sekretariat Presiden RI, Prabowo bersama rombongan terbatas bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 16.35 WIB. 


Keberangkatan Presiden dilepas secara langsung oleh sejumlah pejabat tinggi TNI dan Polri, antara lain Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, Pangkoopsud I Marsda TNI Muzafar, serta Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto. 

Setibanya di Bandara Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali, Presiden dijadwalkan langsung menuju lokasi Kongres PSI. 

"Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2025 yang akan digelar malam ini di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta," ungkap laporan tersebut.

Tidak hanya menghadiri kongres, Presiden Prabowo juga dijadwalkan menjalankan agenda penting lainnya pada hari berikutnya. Senin pagi, 21 Juli 2025.

Presiden akan meresmikan peluncuran kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dipusatkan di Kabupaten Klaten. 

Program ini disebut sebagai tonggak penting dalam pemberdayaan ekonomi rakyat dan penguatan kemandirian desa, sejalan dengan visi pemerintahan Kabinet Merah Putih dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dari tingkat akar rumput.

Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja ini sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, serta Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus, Aris Marsudianto.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya