Berita

Iqbal Fauzi/Ist

Bisnis

Beasiswa Sobat Bumi Antar Iqbal Raih Karier di Pertamina

MINGGU, 20 JULI 2025 | 18:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Program Beasiswa Sobat Bumi dari Pertamina terbukti mampu mencetak generasi muda yang tak hanya unggul secara akademik, tapi juga memiliki keterampilan hidup yang bermanfaat di dunia kerja. 

Salah satu alumninya, Iqbal Fauzi, kini sukses berkarier sebagai Perwira di PT Pertamina Hulu Energi melalui program Bimbingan Profesi Sarjana Subholding Upstream (BPS SHU) tahun 2024.

Iqbal adalah lulusan Institut Teknologi Bandung dan penerima Beasiswa Sobat Bumi angkatan ke-8. Selama masa beasiswa, ia terlibat aktif dalam berbagai kegiatan yang menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan dan kemampuan kerja sama tim. 


Di tengah pandemi, misalnya, Iqbal tetap menjalankan Aksi Sobat Bumi dengan cara kreatif, seperti menggelar webinar, membuat kampanye media sosial, hingga aksi sosial dengan sistem layanan drive-thru.

Pengalaman itu mengasah kemampuannya dalam beradaptasi dan berkolaborasi, dua nilai yang menurutnya sangat berperan dalam tugasnya saat ini di Pertamina. 

"Meski kegiatan ini terlihat sederhana, proses di baliknya menuntut sinergi antar tim dan komunikasi dengan stakeholders. Inilah yang saya bawa dalam kehidupan sebagai seorang Perwira, untuk bisa tetap tenang, terbuka pada perubahan, sigap menyesuaikan diri dalam menghadapi tantangan serta mengedepankan kolaborasi demi mencapai tujuan bersama,”

Ia juga belajar bahwa kontribusi sosial dan kepedulian terhadap lingkungan membuat hidup lebih bermakna.

"Dari pengalaman Aksi SoBI, saya belajar bahwa hidup bukan hanya tentang apa yang bisa dicapai untuk diri sendiri, tapi tentang apa yang bisa diberikan untuk orang lain. Bahwa ketika kita punya rezeki, baik itu dalam bentuk uang, tenaga, ataupun waktu, dan kita gunakan untuk membantu sesama atau menjaga alam, maka hidup kita menjadi jauh lebih bermakna," paparnya.

Beasiswa Sobat Bumi sendiri merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) Pertamina di bidang pendidikan. 

Selain bantuan pendidikan dan biaya hidup, program ini juga mengharuskan penerimanya melakukan kegiatan pelestarian lingkungan dan pengembangan energi terbarukan di desa-desa melalui dua kegiatan utama: Aksi Sobat Bumi dan Desa Energi Berdikari Sobat Bumi.

Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina, Rudi Ariffianto, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mencetak agen-agen perubahan yang mampu mendorong praktik keberlanjutan di masyarakat. 

“Sesuai namanya Sobat Bumi, mereka didorong untuk juga menjalankan peran keberlanjutan Pertamina melalui kegiatan wajib yang dilakukan setiap tahunnya, yakni Aksi Sobat Bumi dan Desa Energi Berdikari Sobat Bumi. Dengan kegiatan tersebut, kami membina mereka agar terampil dalam mendorong praktik-praktik keberlanjutan ke masyarakat,” ujar Rudi.

Menurutnya, beasiswa ini bukan hanya soal bantuan finansial, melainkan juga ruang pembelajaran untuk kontribusi nyata.

Program Beasiswa Sobat Bumi berkontribusi nyata dalam Asta Cita pemerintah terkait pembangunan SDM dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), di antaranya TPB 4 (Pendidikan Berkualitas), TPB 7 (Energi Bersih), dan TPB 13 (Penanganan Perubahan Iklim).

Hingga 2024, tercatat lebih dari 5.000 mahasiswa dari 42 perguruan tinggi di seluruh Indonesia telah menerima manfaat dari program ini. Kampus-kampus mitra tersebar dari Sumatra hingga Papua, termasuk ITB, Universitas Sumatra Utara, dan Universitas Cenderawasih.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menegaskan bahwa komitmen Pertamina terhadap pendidikan merupakan bagian dari dukungan terhadap program pembangunan nasional. 

Generasi muda, ujarnya, diharapkan menjadi agen perubahan yang aktif dalam membangun masa depan bangsa.

"Sejalan dengan program Asta Cita Pemerintah, generasi muda diharapkan menjadi agen perubahan yang aktif dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia," jelas Fadjar.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya