Berita

Arnold Putra (tengah). Foto: Instagram/arnoldputra.

Pertahanan

Selebgram Arnold Putra Dibebaskan dari Penjara Myanmar, Bukti Negara Hadir untuk Rakyat

MINGGU, 20 JULI 2025 | 16:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kalangan DPR menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pemulangan selebgram Arnold Putra ke tanah air usai mendapatkan amnesti. AP ditahan Junta Militer Myanmar karena bertemu dengan organisasi terlarang di negara tersebut.

"Peristiwa ini membuktikan bahwa negara benar-benar hadir dan tidak pernah abai terhadap keselamatan dan hak-hak setiap Warga Negara Indonesia, bahkan di tengah situasi politik dan keamanan yang sangat kompleks seperti di Myanmar pasca kudeta militer," kata Anggota Komisi I Abraham Sridjaja dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 20 Juli 2025.

Abraham merasa sangat terharu melihat kesungguhan dan kerja konkret dari semua pihak yang terlibat. 


Terkhusus, legislator Fraksi Golkar ini juga menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pimpinan DPR yang terus memberikan dukungan penuh dalam isu-isu perlindungan WNI.

"Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan, serta kepada Presiden Republik Indonesia yang kepemimpinannya memastikan bahwa perlindungan WNI adalah prioritas tertinggi, tanpa melihat status sosial maupun profesinya," ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan memulangkan Arnold Putra tidak hanya menyelamatkan satu nyawa, tetapi menjadi bukti konkret bahwa kolaborasi antara lembaga negara dapat menghasilkan solusi nyata untuk tantangan lintas batas negara.

"Ini adalah kemenangan diplomasi, solidaritas nasional, dan wujud nyata dari semangat negara tidak pernah absen dalam melindungi rakyatnya," ucapnya.

Di sisi lain, pihaknya berkomitmen akan mengawal isu-isu perlindungan WNI di luar negeri terutama di negara-negara rawan konflik.

"Ke depan, kami mendorong peningkatan sistem deteksi dini, kerja sama keamanan kawasan, dan pembaruan protokol penanganan krisis internasional bagi WNI," katanya.

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja bersama. Hari ini kita tidak hanya menyelamatkan seorang WNI, kita telah menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara besar yang tidak akan pernah meninggalkan rakyatnya di manapun mereka berada," demikian Abraham Sridjaja.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya