Berita

Paus Leo XIV/Net

Dunia

Paus Tegur Netanyahu Usai Gereja Katolik Gaza Diserang Israel

SABTU, 19 JULI 2025 | 14:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Paus Leo XIV menelepon Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyusul serangan terhadap Gereja Katolik Keluarga Kudus di Jalur Gaza.

Dikutip dari Vatican News, Paus menyerukan perlindungan terhadap tempat-tempat ibadah mendorong gencatan senjata di Gaza.

“Dari kediaman di Castel Gandolfo, Yang Mulia Paus Leo XIV berbicara melalui telepon dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu,” bunyi pernyataan resmi Kantor Pers Takhta Suci dikutip redaksi, Sabtu, 19 Juli 2025.


Dalam percakapan tersebut, Paus menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi kemanusiaan di Gaza yang semakin memburuk, terutama penderitaan anak-anak, orang tua, dan mereka yang sakit.

Ia juga menyerukan agar semua pihak kembali ke meja perundingan guna mengakhiri konflik berkepanjangan tersebut.

“Selama percakapan tersebut, Bapa Suci mengulangi seruannya untuk kembali mendorong negosiasi, gencatan senjata, dan mengakhiri perang,” lanjut pernyataan tersebut.

“Bapa Suci juga menegaskan untuk melindungi tempat-tempat ibadah, khususnya umat beriman dan seluruh masyarakat di Palestina dan Israel,” tambahnya.

Gereja Keluarga Kudus di Gaza diserang Israel hingga mengakibatkan tiga orang meninggal dan 10 orang luka-luka, termasuk pastor paroki, Pastor Gabriel Romanelli pada Kamis, 17 Juli 2025.

Sementara itu, Pemerintah Israel melalui Kantor Perdana Menteri menyampaikan penyesalan atas insiden tersebut. Mereka mengklaim amunisi yang menghantam gereja salah sasaran.

“Israel sangat menyesalkan sebuah amunisi nyasar mengenai Gereja Keluarga Kudus di Gaza. Setiap nyawa tak berdosa yang hilang adalah sebuah tragedi. Kami turut berduka cita bersama keluarga dan umat beriman," bunyi pernyataan pemerintah Israel.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya