Berita

Ketua Umum DPP Organisasi Masyarakat Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (Ormas MKGR) Adies Kadir/RMOL

Politik

Adies Kadir Siap Maju Lagi Pimpin MKGR

SABTU, 19 JULI 2025 | 05:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organisasi Masyarakat Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (Ormas MKGR) Adies Kadir menyatakan siap maju kembali sebagai calon ketua umum (caketum) jika dicalonkan kembali oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ormas MKGR. 

Hal itu diungkapkan Adies saat menanggapi munculnya aspirasi sejumlah DPD Ormas MKGR yang menginginkannya kembali memimpin lima tahun mendatang.

“Insya Allah saya siap,” ujar Adies kepada wartawan di Hotel Mulia, Jakarta, Jumat malam, 18 Juli 2025.


Namun demikian, Adies menolak mendahului proses dan mekanisme yang berlaku di Ormas MKGR.

“Kita tunggu saja nanti di bulan Agustus,” kata Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Golkar ini,  

Kendati begitu, Adies menyebut bahwa proses dinamika menuju musyawarah besar (Mubes) nasional masih berjalan. Meskipun, pihaknya selama lima tahun terakhir telah berusaha memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi

“Ya, kita lihat saja nanti hasil Mubesnya. Mubesnya masih satu bulan, dinamika masih berjalan.Yang pasti saya sudah memberikan yang maksimal selama lima tahun ini. Saya sudah memberikan yang terbaik,” kata Adies.

Adies mengurai bahwa mekanisme pencalonan ketua umum MKGR berasal dari usulan bawah, yaitu Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten/kota. Kemudian usulan akan diteruskan ke DPD tingkat provinsi lalu berlanjut ke forum Mubes nasional.

“Makanya ini mereka kita berikan waktu sebulan untuk turun ke DPC-DPC, menampung seluruh aspirasi. Nanti aspirasi dari DPC itu dibawa oleh DPD I ke Mubes di pusat di bulan Agustus,” kata Adies.

Selanjutnya, calon ketua umum harus mendapatkan dukungan minimal 30 persen dari total suara. Jika hanya satu calon yang memenuhi ambang batas, maka pemilihan bisa dilakukan secara aklamasi.

“Kalau ada calon lain yang juga mendapat 30 persen, berarti ada voting,” jelas Adies.

Ketika ditanya soal target atau program MKGR ke depan jika kembali terpilih, Adies enggan menyampaikan secara terbuka. Dia menyebut, hal itu akan disampaikan secara resmi saat Mubes berlangsung.

“Kalau kita sudah sampaikan visi-misi kita lima tahun ke depan, tiba-tiba ada calon, nanti visi-visinya saya diambil, kan susah,” pungkasnya.

Sekadar informasi, DPP MKGR telah menjadwalkan Mubes akan digelar selama tiga hari pada akhir Agustus 2025 di Jakarta.

“Pelaksananya insya Allah kalau tidak ada halangan, kami akan melaksanakan pada tanggal 29, 30, dan 31 di Jakarta, di Fairmont,” kata Adies, Rabu 7 Mei 2025.


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya