Berita

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro/RMOL

Politik

Politikus Nasdem Masih Bingung soal Akses Penuh AS di RI

SABTU, 19 JULI 2025 | 01:08 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro mengaku tidak mengetahui secara pasti soal kesepakatan strategis Amerika Serikat (AS) dengan Indonesia yang memberikan akses penuh bagi Negeri Paman Sam.

“Kita nggak tahu persis misalnya akses yang luas. Itu kan belum dapat rincian,” kata Fauzi Amro di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat 18 Juli 2025.

Pasalnya, kata Fauzi Amro, Komisi XI DPR RI belum mengetahui apa saja syarat-syarat teknis dari AS untuk Indonesia, dengan turunnya tarif resiprokal tersebut.


Feedback dari hasil dari 32 (persen) ke 19 (persen), negosiator Presiden dan tim Menko Perekonomian Pak Airlangga mimpin langsung, syarat-syarat yang diajukan oleh pemerintah Amerika kan belum terlalu teknis dibicarakan di kita,” kata politikus Nasdem ini.

Ia menegaskan DPR masih menunggu sikap dari pemerintah dan syarat yang diajukan AS tersebut.

“Kita masih menunggu, wait and see tentang sikap pemerintah terhadap syarat-syarat yang diajukan Amerika terhadap penurunan tarif,” tutup Fauzi.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan negaranya telah mencapai kesepakatan strategis dengan Indonesia yang memberikan akses penuh bagi pemerintah Negeri Paman Sam terhadap berbagai sumber daya Indonesia.

Pernyataan itu Trump sampaikan usai berbicara langsung dengan Presiden Prabowo Subianto.

"Kami telah membuat kesepakatan dengan Indonesia. Saya berbicara dengan presidennya yang luar biasa, sangat populer, kuat, cerdas. Dan kami menyepakati perjanjian, kami mendapatkan akses penuh ke Indonesia, segalanya. Seperti yang Anda tahu, Indonesia sangat kuat dalam hal tembaga, dan sekarang kami punya akses penuh ke semua itu," kata Trump.

Dalam kesepakatan tersebut, AS dipastikan tidak akan membayar tarif apapun atas akses terhadap sumber daya Indonesia.



Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya