Berita

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto/Ist

Politik

Birokrasi Tak Rumit di Kemenimipas sesuai Asta Cita Prabowo

KAMIS, 17 JULI 2025 | 22:18 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Langkah tegas Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto perkuat peningkatan kualitas pelayanan publik dan tata kelola birokrasi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) diapresiasi.

Analis politik Nasky Putra Tandjung mengatakan, peningkatan kualitas pelayanan publik yang humanis, responsif serta adaptif dan penguatan tata kelola birokrasi yang efesien, tak rumit sesuai dengan perkembangan zaman menjadi kunci utama dalam mewujudkan misi asta cita Presiden Prabowo Subianto.

"Ini merupakan salah satu strategi alternatif yang sangat solutif dan inovatif terhadap perkembangan zaman untuk memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi,” kata Nasky dalam keterangannya, Kamis 17 Juli 2025.


Selain itu, Founder Nasky Milenial Center ini juga mendukung penuh serta mendorong kebijakan strategis Menteri Imipas dapat diimplementasikan oleh seluruh Pejabat Kemenimipas, ASN serta Lapas-lapas yang ada di Indonesia.

“Perkuat mekanisme peningkatan tata kelola birokrasi yang adaptif, akuntabel dan profesional di Kemenimipas merupakan langkah nyata dalam membangun birokrasi yang bersih, responsif dan transparan baik untuk meningkatkan kepercayaan serta kepuasan pelayanan pada masyarakat,” sambungnya.

Menurut dia, Kemenimipas memiliki peran vital dalam mengawal kebijakan-kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto, termasuk dalam peningkatan kualitas pelayanan publik serta tata kelola birokrasi.

"Bangsa Indonesia berada di jalur yang tepat untuk menjadi negara yang maju dan berdaulat mencapai cita-cita besar menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya