Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

PLN Perkuat Sistem Kelistrikan Sulteng dengan Operasikan Jalur Transmisi 150 kV

KAMIS, 17 JULI 2025 | 17:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT PLN (Persero) terus berupaya menghadirkan listrik andal dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia guna mewujudkan swasembada energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. 

Komitmen ini tercermin melalui pengoperasian perdana (energize) jaringan transmisi di Morowali, Sulawesi Tengah, yakni Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) bertegangan 150 kilovolt (kV) Kolonedale-Bungku dan Gardu Induk (GI) 150 kV Bungku.

Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf menyampaikan bahwa pengoperasian infrastruktur ini merupakan capaian monumental dalam mendukung ketahanan energi serta peningkatan pelayanan kelistrikan di wilayah Morowali.


“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran PLN atas kesungguhan dan komitmennya menyelesaikan infrastruktur kelistrikan yang sangat krusial ini,” ujar Iksan dalam keterangan tertulis, Kamis 17 Juli 2025.

Iksan menambahkan bahwa kehadiran infrastruktur ini akan menggantikan peran Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Bahoruru yang sebelumnya menjadi sumber listrik utama di wilayahnya. 

Penggunaan PLTD tersebut yang berbasis bahan bakar fosil tidak hanya menjadi sumber energi yang mahal, namun juga tidak ramah lingkungan. 

Dia menambahkan, peningkatan keandalan listrik akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi Morowali yang memiliki target 12,9 persen sebagaimana tercantum dalam rencana pembangunan daerah. 

Sementara Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa kehadiran infrastruktur ini merupakan wujud komitmen PLN dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yaitu swasembada energi.

“Kehadiran infrastruktur ini merupakan komitmen perusahaan menjaga ketahanan energi nasional karena dapat mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan pembangkit listrik berbahan bakar minyak yang berasal dari impor,” katanya.

Darmawan menegaskan, pihaknya terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur-infrastruktur ketenagalistrikan di seluruh tanah air demi mewujudkan swasembada energi yang berkelanjutan.

“Dengan semangat kolaboratif, kami akan mengakselerasi kehadiran infrastruktur-infrastruktur ketenagalistrikan lainnya guna mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi di seluruh Tanah Air,” ujarnya.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi merinci bahwa jaringan transmisi ini terdiri dari 254 tower yang terbentang sepanjang 162,5 kilometer sirkit (kms) dan GI Bungku dengan kapasitas 30 megavolt ampere (MVA).

Menurut Wisnu, infrastruktur ini mampu menyalurkan pasokan tambahan bagi pelanggan sekitar 16,8 megawatt (MW), sehingga mampu menutup defisit pasokan listrik sebesar 5 MW yang sebelumnya dialami wilayah Bungku. Tidak hanya itu, kehadiran proyek ini juga akan menekan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) listrik.

Wisnu menambahkan bahwa kehadiran infrastruktur ini juga akan mengoptimalkan pasokan listrik dari PLTA Poso sehingga sistem kelistrikan Morowali kini lebih ramah lingkungan dan berkontribusi nyata pada penurunan emisi karbon. 

“Pengoperasian GI Bungku dan SUTT Kolonedale-Bungku tidak hanya memperkuat sistem kelistrikan, tetapi juga menjadi simbol kehadiran negara untuk menghadirkan harapan baru bagi lebih dari 82 ribu pelanggan di 137 dusun dan 45 desa di wilayah Bungku,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya