Berita

Anggota Komisi XI DPR RI F-Gerindra Kamrussamad/RMOL

Politik

Komisi XI DPR:

Kesepakatan Tarif RI-AS Langkah Tepat Tingkatkan Daya Saing Ekspor

KAMIS, 17 JULI 2025 | 15:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden RI Prabowo Subianto dinilai berhasil menurunkan tarif impor Amerika Serikat (AS) terhadap produk-produk asal Indonesia, dari yang sebelumnya 32 persen menjadi hanya 19 persen.

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Kamrussamad mengapresiasi langkah diplomatik Kepala Negara. 

"Sangat positif kebijakan tersebut. Tarif 19 persen bagi Indonesia jauh lebih kompetitif dibanding Thailand, Vietnam, Malaysia, China dan Brasil," ujar Kamrussamad dalam keterangan resminya, Kamis 17 Juli 2025. 


Legislator Gerindra ini menilai penurunan tarif itu menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk merebut pangsa pasar ekspor dari negara-negara pesaing tersebut dan meningkatkan ekspor ke Amerika Serikat.

Menurutnya, konsesi yang diberikan Indonesia dalam kesepakatan tersebut tidak akan mengubah posisi neraca perdagangan nasional, khususnya neraca impor. 

Sebab, Indonesia memang akan memperbesar impor dari Amerika Serikat untuk sejumlah komoditas seperti pangan, LPG, dan produk pertanian hal yang selama ini juga telah dilakukan.

"Hanya menggeser supplier saja. Kalau dulu kita impor dari negara lain, sekarang kita pindah ke AS," jelasnya.

Meski demikian, Kamrussamad mengingatkan agar pemerintah segera memperjelas dasar hukum terkait rencana impor minyak dari Amerika Serikat. 

Ia menilai, landed price dari impor minyak dipastikan akan lebih mahal, apalagi jika memperhitungkan aspek rantai pasok atau supply chain.

"Kalau pelaku impor ini bila tdk dilindungi secara hukum, bisa kena jerat pasal kerugian keuangan negara dan perekonomian negara butuh payung hukum agar rencana ini workable," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan hasil komunikasi dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump terkait dengan penurunan tarif ekspor Indonesia ke Amerika Serikat. 

Hal itu disampaikan Prabowo kepada pers di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu 16 Juli 2025.

“Saya bicara dengan Presiden Donald Trump ya alhamdulillah juga penuh dengan alot. Akhirnya ada persepakatan. Kita juga ada, istilahnya, kita memahami kepentingan-kepentingan mereka. Mereka memahami kepentingan kita dan kita sepakati sekarang tarifnya dari 32 (persen) diturunkan jadi 19 (persen),” ungkapnya. 

Kepala Negara menekankan akan tetap memperjuangkan kepentingan Indonesia dalam setiap proses negosiasi. Ia menyebut Presiden Trump sebagai negosiator tangguh, namun Kepala Negara menegaskan untuk terus berunding hingga tercapai titik temu.

“Saya tetap nego. Saya katakan beliau ini seorang negosiator yang cukup keras juga,” tegas Prabowo.



Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya