Berita

Api berkorbar di Mal kota al-Kut, Irak timur, pada Rabu malam waktu setempat, 16 Juli 2025/Net

Dunia

Kebakaran Hebat Melanda Mal Irak, 60 Orang Tewas di Tempat

KAMIS, 17 JULI 2025 | 14:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sedikitnya 60 orang tewas dan 11 lainnya masih dinyatakan hilang setelah kebakaran besar melanda sebuah pusat perbelanjaan di kota al-Kut, Irak timur, pada Rabu malam waktu setempat, 16 Juli 2025.

Insiden tragis ini memicu kepanikan dan duka mendalam di kalangan warga setempat, sementara upaya pencarian dan identifikasi korban masih terus berlangsung.

Api melalap gedung supermarket lima lantai itu semalaman, dengan video yang beredar di media sosial menunjukkan kobaran api besar dan asap pekat saat petugas pemadam kebakaran berjuang menjinakkan api. 


Seorang pejabat dari otoritas kesehatan kota mengatakan bahwa sebanyak 59 korban telah berhasil diidentifikasi, sementara satu jenazah lainnya mengalami luka bakar parah sehingga sulit dikenali.

“Kami telah menyusun daftar 59 korban yang identitasnya telah dikonfirmasi, tetapi satu jenazah terbakar sangat parah sehingga sangat sulit untuk diidentifikasi,” ujar pejabat kesehatan tersebut, seperti dimuat Reuters

Sementara itu, pihak berwenang menyatakan bahwa masih ada korban yang belum ditemukan.

“Kami memiliki lebih banyak jenazah yang belum ditemukan, masih tertimbun reruntuhan kebakaran,” kata pejabat kota, Ali al-Mayahi.

Penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui hingga saat ini. Namun, Gubernur provinsi menyatakan bahwa hasil awal dari penyelidikan akan diumumkan dalam waktu 48 jam, sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita negara Irak (INA).

“Kami telah mengajukan gugatan terhadap pemilik gedung dan mal tersebut,” demikian pernyataan Gubernur seperti dikutip INA.

Kebakaran ini menambah daftar panjang insiden keselamatan bangunan di Irak, yang dalam beberapa tahun terakhir telah menghadapi tantangan serius terkait infrastruktur dan pengawasan standar keselamatan publik.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya