Berita

Presiden Prabowo Subianto/Ist

Politik

Presiden Prabowo Tunggu Momentum Lakukan Reshuffle

KAMIS, 17 JULI 2025 | 13:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik Rocky Gerung menilai Presiden Prabowo Subianto tengah mencari momentum yang tepat untuk melakukan perombakan kabinet (reshuffle). 

Langkah ini dinilai penting guna menjawab keraguan publik dan komunitas internasional terhadap arah ekonomi dan politik Indonesia ke depan.

Menurut akademisi yang akrab disapa RG itu, tekanan untuk melakukan reshuffle semakin kuat, termasuk dari media internasional dan lembaga riset global. 


"Kita mulai mengerti ketika koran-koran internasional, lembaga riset dunia, menekankan pemerintah Presiden Prabowo Subianto untuk segera melakukan reshuffle karena kelihatannya hanya itu yang bisa jadi pedoman atau petunjuk bahwa ada potensi Indonesia untuk stabil secara ekonomi dan stabil secara politik," jelae Rocky lewat kanal YouTube miliknya, Kamis, 17 Juli 2025.

Ia menyebut, reshuffle diperlukan agar kebijakan pemerintah tidak semata didorong oleh kepentingan politik, melainkan berdasarkan kalkulasi ekonomi yang profesional.

"Investor ingin melihat apakah ekonomi Indonesia bisa tumbuh sehingga utang bisa dikembalikan,” kata Rocky.

Rocky juga mencermati adanya tanda-tanda perubahan di lingkar kekuasaan. Dia memandang, beberapa pejabat separuh mulai disingkirkan, separuh lagi tidak lagi didengarkan.

Ia mempertanyakan apakah Prabowo akan menanggapi isu-isu besar yang tengah berkembang, seperti wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi. 

Menurut Rocky, publik masih bertanya-tanya apakah Prabowo permisif terhadap isu-isu tersebut atau tengah mempersiapkan langkah strategis.

“Ada momentum yang sedang presiden siapkan atau satu kesempatan yang betul-betul bisa menjadikan titik balik dari apa yang kita sebut sebagai upaya untuk melihat Presiden Prabowo betul-betul autentik, bukan ada dalam bayang-bayang Presiden Jokowi," pungkas Rocky.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Kesehatan Jokowi Terus Merosot Akibat Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 11 Februari 2026 | 04:02

Berarti Benar Rakyat Indonesia Mudah Ditipu

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:34

Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin Diterima Partai dan Kelompok Oposisi

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:06

Macet dan Banjir Tak Mungkin Dituntaskan Pramono-Rano Satu Tahun

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:00

Board of Peace Berpotensi Ancam Perlindungan HAM

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:36

Dubes Djauhari Oratmangun Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:19

Efisiensi Energi Jadi Fokus Transformasi Operasi Tambang di PPA

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:14

Jagokan Prabowo di 2029, Saiful Huda: Politisi cuma Sibuk Cari Muka

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:18

LMK Tegas Kawal RDF Plant Rorotan untuk Jakarta Bersih

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:06

Partai-partai Tak Selera Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya