Berita

Kiai dan ulama berlatar belakang Nahdlatul Ulama (NU) mengunjungi DPP PKS/Ist

Politik

Bahas Penguatan Nilai Islam, Kiai NU Kunjungi DPP PKS

SELASA, 15 JULI 2025 | 20:36 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sejumlah kiai dan ulama berlatar belakang Nahdlatul Ulama (NU) mengunjungi DPP PKS di Jakarta Selatan, Selasa 15  Juli 2025. 

Rombongan kiai dan ulama tersebut dipimpin oleh Ketua Umum Khitthah Ulama Nahdliyin (KUN), KH Agus Solachul Aam alias Gus Aam yang  didampingi tokoh-tokoh muda NU seperti Gus Gozi Wahib Wahab, Gus Abdul Wahid Muin, Gus Abdu Rozak, dan KH Ali Saman.

Kehadiran mereka disambut Presiden PKS Almuzzammil Yusuf, Sekretaris Jenderal PKS, M. Kholid serta jajaran pengurus DPP PKS lainnya.


Pertemuan membahas sejumlah isu strategis, di antaranya penguatan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin, komitmen menjaga kerukunan antarumat beragama, serta kolaborasi lintas elemen dalam menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa.

Almuzzammil Yusuf menyampaikan, silaturahmi antara partai politik dan elemen strategis umat merupakan langkah penting dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan yang inklusif dan konstruktif.

“Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara elemen-elemen umat Islam dalam membangun Indonesia yang adil, damai, dan sejahtera,” kata Presiden PKS.

Senada, Sekjen PKS M. Kholid menambahkan bahwa ruang kolaborasi keumatan dan kebangsaan harus terus dibuka seluas-luasnya.

“Silaturahmi ini menunjukkan bahwa ada ruang besar untuk menyatukan energi umat dalam bingkai NKRI yang damai dan berkeadilan,” kata Kholid.

Sementara itu, Gus Aam menegaskan bahwa ulama dan kiai hadir membawa semangat khittah perjuangan ulama NU. Ia menekankan bahwa Islam dan nasionalisme tidak boleh dipertentangkan, justru saling menguatkan dalam konteks kebangsaan Indonesia.

“Kami ingin menegaskan bahwa Islam dan nasionalisme itu menyatu dalam semangat para pendiri bangsa. Para ulama siap bersinergi dengan seluruh elemen, termasuk PKS, untuk meneguhkan persatuan dan keadilan sosial,” kata Gus Aam.



Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya