Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi/Ist

Politik

Hendri Satrio:

Jokowi Tumben Khawatir Isu Ijazah Palsu dan Pemakzulan Gibran

SELASA, 15 JULI 2025 | 16:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi yang curiga ada agenda politik besar di balik isu ijazah palsu yang menyeret namanya dan wacana pemakzulan putra sulungnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ditanggapi analis komunikasi politik, Hendri Satrio.

Sosok yang akrab disapa Hensat itu menilai pernyataan Jokowi ini menunjukkan adanya kekhawatiran yang nyata dari mantan presiden dua periode tersebut.

“Tumben, saat ini kelihatan banget Jokowi mulai khawatir dengan isu ijazah, pemakzulan Gibran, dan mungkin juga nasib Bobby,” kata Hensat kepada RMOL, Selasa, 15 Juli 2025.


Menurut Founder Lembaga Survei Kedai KOPI itu, sikap Jokowi yang secara terbuka menyampaikan kecurigaannya terhadap agenda politik ini berbeda dari biasanya.

Jokowi yang dikenal tenang dan cenderung menghindari respons frontal terhadap isu-isu sensitif, kini terlihat lebih vokal dan terlihat merasakan perubahan arah angin dalam perpolitikan Indonesia saat ini.

“Ini menunjukkan Jokowi sudah mulai paham akan arah angin politik saat ini. Biasanya beliau santai, tapi kali ini seperti ada beban yang membuatnya harus bicara,” ujar Hensat.

Hensat memandang, Kekhawatiran Jokowi bukan hanya soal isu ijazah atau pemakzulan Gibran, tetapi juga menyangkut nasib keluarga politiknya, termasuk menantunya, Bobby Nasution, yang belakangan terseret dalam sorotan publik terkait dugaan kasus korupsi.

Oleh karena itu, Hensat menyarankan sebaiknya Jokowi mulai meninggalkan dunia politik dan kembali menjadi bapak bangsa seperti Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono.

“Soal Bobby, ya biarkan saja dia mempertanggungjawabkan jabatan dia, termasuk juga Gibran mempertanggungjawabkan jabatan dia, tidak perlu lagi Jokowi turun tangan,” pungkas Hensat. 

Ada pun pernyatan kekhawatiran Jokowi itu disampaikannya di Solo, Jawa Tengah, pada Senin, 14 Juli 2025, sebagai respons atas polemik yang terus bergulir di ruang publik.

“Saya berperasaan memang kelihatannya ada agenda besar politik di balik isu-isu ijazah palsu, isu-isu pemakzulan (Wapres Gibran) ini,” ujar Jokowi. 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya