Berita

Presiden AS, Donald Trump/Net

Dunia

Trump Ngaku Kecewa dengan Putin

SELASA, 15 JULI 2025 | 16:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan kekecewaannya terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin, tetapi dirinya belum selesai dengan pemimpin Kremlin tersebut. 

Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara eksklusif dengan BBC yang diterbitkan Selasa, 15 Juli 2025, hanya beberapa jam setelah Trump mengumumkan dukungan militer besar-besaran untuk Ukraina dan ancaman sanksi baru terhadap Rusia.

“Saya kecewa padanya (Putin), tetapi saya belum selesai dengannya. Tetapi saya kecewa padanya,” kata Trump.


Trump juga mengungkapkan rasa frustrasinya atas pendekatan Rusia terhadap konflik di Ukraina yang menurutnya sering menggagalkan harapan kemajuan diplomatik.

“Kita akan berdiskusi dengan seru. Saya akan bilang: Bagus, saya rasa kita hampir menyelesaikannya, lalu dia akan merobohkan sebuah gedung di Kyiv,” ujar Trump menyindir langkah militer Moskow yang agresif.

Pada hari Senin sebelumnya, 14 Juli 2025, Trump mengumumkan paket bantuan senjata terbaru senilai miliaran dolar untuk Ukraina, sebagai bagian dari upaya memperkuat pertahanan Kyiv di tengah serangan udara dan darat Rusia yang belum mereda.

Tak hanya itu, Trump juga memperingatkan bahwa AS akan menjatuhkan sanksi ekonomi baru kepada negara-negara atau pihak yang membeli ekspor Rusia jika Moskow tidak menyetujui kesepakatan damai.

“Rusia harus tahu, ada konsekuensi ekonomi besar jika mereka terus seperti ini,” kata seorang pejabat Gedung Putih yang tidak disebutkan namanya kepada media.

Langkah ini dipandang sebagai perubahan signifikan dalam pendekatan Trump terhadap perang Ukraina, yang sebelumnya lebih bernuansa diplomatis dan penuh kalkulasi politik menjelang pemilihan presiden mendatang.

Gedung Putih belum memberikan komentar resmi atas pernyataan Trump kepada BBC. Sementara itu, Kremlin juga belum menanggapi secara terbuka sikap terbaru dari Washington.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya