Berita

Terdakwa kasus pengamanan situs judi online Zulkarnaen Apriliantony (kanan) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin malam, 14 Juli 2025/RMOL

Hukum

Zulkarnaen Apriliantony Bantah jadi King Maker Perlindungan Situs Judol

SELASA, 15 JULI 2025 | 15:30 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Terdakwa Zulkarnaen Apriliantony alias Tony membantah disebut sebagai king maker dalam praktik perlindungan situs judi online (Judol) di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo/kini bernama Komdigi).

"Saya bukan king maker dan bukan menjadi penghubung antara agen ke Kominfo,” kata Tony di depan majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 14 Juli 2025.

Tony merupakan salah satu terdakwa yang masuk ke dalam klaster koordinator dalam praktik perlindungan situs judol agar tidak terblokir di Kominfo.


Tony lantas menyinggung kesaksian dua mantan pegawai Kominfo yang juga berstatus terdakwa, yakni Denden Imadudin Soleh dan Fakhri Dzulfiqar. Saat dihadirkan sebagai saksi kunci beberapa waktu lalu, keduanya mengaku tidak mengenal Tony.

“Saya adalah orang terakhir yang direkrut atau diajak oleh Adhi (Kismanto) dan Muhrijan (alias Agus)," jelas Tony.

Meski demikian, Tony mengaku mendapatkan Rp17 miliar dari praktik tersebut. Ia juga mengaku ada kode 'bagi PM' sebesar 50 persen untuk Menteri Kominfo saat itu, Budi Arie Setiadi namun tidak jadi diberikan.

“Saya menyesal sekali. Keluarga saya hancur. Anak-anak saya, (berusia) 3 tahun (dan) 11 tahun di rumah cuma sama pembantu. Dia sakit, saya cuma bisa nangis di penjara,” demikian Tony.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya